KSAU dan Menteri PKP Bahas Pembangunan Rusun untuk Prajurit TNI AU di Lampung

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono melakukan pertemuan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Wisma Mandiri II, Jakarta, Senin (6/4).
Pertemuan tersebut menjadi salah satu langkah strategis TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit melalui pemenuhan kebutuhan hunian yang layak.
Baca Juga: Truk TNI AD Tabrak Pemotor di Kalideres, Ini Penjelasan Pusziad
“Ketersediaan hunian yang layak diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesiapan operasional dan kinerja prajurit dalam menjalankan tugas pertahanan negara,” tegas Marsekal TNI Tonny dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Selasa (7/4).

Pada pertemuan kali ini, KSAU dan Menteri PKP secara spesifik membahas usulan pembangunan rumah susun (rusun) bagi para prajurit TNI AU di wilayah Lampung. Maruarar menyambut baik usulan tersebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menyediakan hunian bagi aparat negara.
Baca Juga: Satgas Perbatasan Sektor Barat dan Timur Laksanakan Kegiatan Teritorial
Untuk itu, sebagai langkah awal atas, Menteri PKP menegaskan, pihaknya akan melakukan kajian terhadap lokasi, kesiapan lahan, serta skema pembiayaan agar pembangunan dapat berjalan tepat sasaran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Menteri beserta jajaran atas perhatian terhadap kebutuhan TNI AU, khususnya di tengah akselerasi modernisasi alutsista yang juga meningkatkan kebutuhan personel dan pengamanan aset, termasuk di Lampung,” pungkas KSAU.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































