Serah Terima Kawal Istana jadi Simbol Kontinuitas Pengamanan Negara

Jakarta, IDM - Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) kembali melaksanakan kegiatan Serah Terima Kawal Istana Merdeka sebagai bagian dari mekanisme pengamanan rutin di lingkungan Istana Kepresidenan.
Prosesi tersebut digelar secara terjadwal setiap hari Minggu pukul 08.00 WIB di halaman Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.
Komandan Paspampres Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha menyampaikan kegiatan ini merupakan simbol kesinambungan tugas pengamanan sekaligus representasi kehormatan negara yang dijaga secara profesional.
Baca Juga: Dua Penerbang Skadron Udara 16 Raih Patch Ryder Sierra Usai Sukses Terbang Solo dengan F-16
“Serah Terima Kawal Istana Merdeka merupakan simbol kesinambungan tugas pengamanan sekaligus representasi kehormatan negara yang dijaga secara profesional dan berkelanjutan,” ujar Mayjen TNI Edwin.
Upacara serah terima melibatkan Pasukan Kawal Istana dari Batalion Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalprotneg), pasukan berkuda dari Batalion Kavaleri (Yonkav), serta Satuan Musik dari Detasemen Musik (Densik) Paspampres.
Kegiatan dipimpin oleh Komandan Komplek (Danplek) Istana Merdeka sebagai penanggung jawab wilayah pengamanan.
Baca Juga: Lanud Roesmin Bangun SPPG Keempat, Danlanud: Bukti Pengabdian untuk Bangsa
Serah terima dilakukan antara Regu Jaga Lama dan Regu Jaga Baru, masing-masing berjumlah 27 personel. Komposisi tersebut terdiri atas satu personel komandan posko, satu personel pelana bendera, 21 personel pasukan, dan empat personel pasukan berkuda.
Rangkaian prosesi dimulai dengan laporan dan penghormatan kepada Komandan Komplek, dilanjutkan laporan serta penghormatan antara regu jaga lama dan regu jaga baru.
Setelah itu, pasukan menampilkan atraksi kuda, kolone senapan, pengecekan senjata, hingga serah terima Bendera Kawal Istana sebagai penanda pergantian tugas pengamanan.
Baca Juga: Tinjau Kesiapan Yon TP 857 dan Brigif TP 31, Menhan Sjafrie: Prajurit TNI adalah Tentara Rakyat
Selama kegiatan berlangsung, unsur pengamanan khusus turut disiagakan guna memastikan prosesi berjalan aman, tertib, dan khidmat.
Usai prosesi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama masyarakat yang hadir di kawasan Istana.
Serah Terima Kawal Istana Merdeka dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari sistem pengamanan berkelanjutan di lingkungan Istana Kepresidenan sekaligus sebagai simbol kehormatan negara. (Ykb)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































