HANKAM

Sepekan Berlayar, Satgas Lattek Wira Jala Yudha XIX Tiba di Kodiklatal

kodiklatal
Komandan Kodiklatal Letnan Jenderal TNI (Mar) Suhartono, memimpin upacara penyambutan Satgas Lattek Wira Jala Yudha XIX. (Foto: Dok. Pen Kodiklatal)

Jakarta, IDM - Pascaberlayar selama sepekan, siswa Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) yang tergabung dalam Satgas Latihan Praktek (Lattek) Pelayaran Gabungan Wira Jala Yudha (WJY) XIX, tiba kembali di Surabaya, Selasa (31/1).

Kedatangan mereka di Kodiklatal disambut dengan upacara penyambutan yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodiklatal Letnan Jenderal TNI (Mar) Suhartono.

Dalam amanatnya, Suhartono mengucapkan selamat datang kembali di Surabaya kepada seluruh siswa beserta Satgas Lattek Layar Gabungan WJY  XIX.

Letnan Jenderal TNI (Mar) Suhartono
(Foto: Dok. Pen Kodiklatal)

"Semoga lattek layar sepekan ini menjadi pengalaman dan bekal yang berharga bagi penugasan para siswa setelah menyelesaikan program pendidikan di Kodiklatal," ucap Suhartono dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Rabu (1/2).

Sebelumnya, lattek layar Gabungan WJY XIX yang dimulai sejak sepekan lalu ini di bawah tanggung jawab Direktur Latihan Praktek (Dirlattek) Laksamana Pertama TNI Sigit Santoso yang juga sebagai Komandan Komando Pendidikan Operasi Laut (Dankodikopsla).

Baca: KAL Rajegwesi Latihan Tembak Mitraliur 12,7 mm di Perairan Bali

Para siswa berlayar dengan mengambil rute Surabaya menuju Makassar dan sebaliknya, menggunakan KRI Makassar-590 dan KRI dr. Soeharso-990 dari jajaran Koarmada II.

Lattek ini diikuti 1.558 orang gabungan siswa Dikmapa TNI AL angkatan XXIX B, Dikmaba dan Dikmata TNI AL angkatan XLII dari tiga kodik di jajaran Kodiklatal, yakni Komando Pendidikan Operasi Laut (Kodikopsla), Komando  Pendidikan Dukungan Umum (Kodikdukum), dan Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar). (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.