Seorang Petani Serahkan Senjata Api Laras Panjang ke Personel Satgas Pamtas RI-RDTL

Jakarta, IDM – Seorang warga berinisial TT dari Desa Bakuin, Kabupaten Kupang, menyerahkan senjata api laras panjang kepada Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad di Pos Oepoli pada Selasa (11/11).
Penyerahan senjata dilakukan di kediaman TT berawal dari komunikasi yang dibangun personel Satgas secara persuasif dan humanis.
Baca Juga: KSAL Ungkap Dunia Masuk Era G-Zero, Tantangan Baru bagi Diplomasi Laut TNI AL
TT yang sehari-hari bekerja sebagai petani menyebut telah menyimpan senjata ini sejak lama.
Sementara itu, Dansatgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad, Letkol Arh Endis Fahrul Riza, menyampaikan apresiasi atas tindakan tersebut dan menilai ini sebagai hasil nyata dari pendekatan yang mengedepankan kepercayaan.
"Ini adalah bentuk keberhasilan dari pola komunikasi aktif dan pendekatan yang bersifat kekeluargaan yang diterapkan oleh personel Satgas di lapangan,” ujar Dansatgas dalam rilis yang diterima, Kamis (13/11).
“Penyerahan senjata secara sukarela ini tentu sangat berarti dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan," sambungnya.
Baca Juga: Kolaborasi Pussenif dengan Cucu Panglima Besar, Bangun Monumen Jenderal Sudirman
Penyerahan senjata api jenis Springfield ini diharapkan bisa menginspirasi masyarakat lainnya untuk ikut menjaga stabilitas wilayah perbatasan bersama TNI.
Senjata yang diserahkan kemudian telah diamankan sesuai prosedur dan akan ditindaklanjuti. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































