Kolaborasi Pussenif dengan Cucu Panglima Besar, Bangun Monumen Jenderal Sudirman

Jakarta, IDM – Semangat perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman tak pernah luntur dilekang waktu. Adalah Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD yang kembali mengingatkan teladan Sudirman dalam sebuah Monumen yang mereka bangun dengan menggandeng cucu dari Sang Jenderal Galang Priambono Sudirman.
Monumen ini diresmikan bertepatan dengan momentum Hari Pahlawan 10 November 2025, di Jalan Lingkar Baru Terusan Al-Fathu, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Baca Juga: 25 Personel TNI AD Dikirim ke Singapura Ikut Lomba AARM, Ada Prajurit Perempuan
Menurut Danpussenif, Letjen TNI Iwan Setiawan monumen ini menjadi simbol penghormatan dan refleksi semangat juang sang Panglima Besar yang menginspirasi generasi penerus bangsa.

"Ini ide sejak saya Letnan Dua, karena ini merupakan tokoh idola saya disamping Pahlawan yang lainnya, sehingga saat ini terwujudkan,” kata Iwan dikutip keterangan Penpussenif, Kamis (13/11).
Baca Juga: Calon Awak KRI Prabu Siliwangi-321 Segera ke Italia, Latihan 3 Bulan di Kapal Baru
Monumen ini diserahkan kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna untuk dirawat dengan baik sebagai pengingat masyarakat atas jasa para pahlawan. “Monumen ini saya serahkan kepada Pak Bupati untuk dijaga, dirawat, sebagai simbol untuk mengenang jasa-jasa Pahlawan yang sudah berjuang,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut sebagai wujud pengabdian dan kepedulian sosial, kegiatan juga dirangkaikan dengan bakti sosial berupa pengobatan massal, pembagian 5.000 paket sembako, serta bantuan bagi pengemudi ojek daring. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































