Sensasi Mudik Gratis di Kapal Perang, Bisa Nikmati Senja dan Salat di Hanggar Helikopter

Jakarta, IDM – Mudik gratis dengan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) memang memberikan sensasi berbeda bagi para penumpangnya. Mereka bisa menikmati indahnya matahari terbenam dan salat berjemaah di hanggar helikopter.
Pantauan Indonesia Defense Magazine, Kamis, (27/3/2025) KRI 592 Banjarmasin mengakut para pemudik tujuan Semarang dan Surabaya. Sekitar pukul 15.00-17.00 WIB para penumpang ini sudah beramai-ramai menuju hanggar helikopter, mereka membentuk lingkaran-lingkaran kecil, saling bersenda gurau, tertawa bergembira sambil menikmati senja yang akan terbenam.
Baca Juga: Mudik Gratis Naik Kapal Perang, TNI AL: Kapal Ini Punya Rakyat, Bukan Punya Kami
Di malam harinya mereka tetap berada di lokasi yang sama, kali ini menikmati indahnya malam dengan langit yang dipenuhi bintang. Suasana ini susah ditemukan di Jakarta. Dan kemudian di waktu salat berjamaah, mereka kembali duduk bersama, bersila dan berdoa secara kompak.

"Malam ini banyak sekali bintang, bahkan terlihat seperti jatuh, wah, indah sekali. Ini jarang terjadi di Jakarta," kata Hasyim salah satu pemudik.
Baca Juga: Serda Kamir Masak Ribuan Nasi untuk Pemudik di KRI 592 Banjarmasin
Tak hanya Hasyim, beberapa pemudik juga terlihat menikmati langit malam itu. "Pakai tiduran kepala ke atas, wah terbawa mimpi," tambah salah satu warga.
Mudik gratis TNI AL kali ini, KRI 592 Banjarmasin memuat sekitar 1.600 orang dengan rincian tujuan Jakarta-Semarang: 1.323 orang, Jakarta-Surabaya: 311 orang ditambah 478 kendaraan roda dua (motor). (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































