HANKAM

Segera Latihan Tempur, TNI AL Siapkan KRI Prabu Siliwangi Jajal Senjata Strategis

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali usai penyambutan KRI Prabu Siliwangi di dermaga 107, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (26/3). (IDM/Septo Kun Wijaya)

Jakarta, IDM – KRI Prabu Siliwangi-321 bersiap menjalani uji ketangguhan di lautan Indonesia. Kapal perang jenis PPA (Pattugliatore Polivalente d'Altura) ini akan segera melakoni latihan tempur untuk menguji seluruh sistem senjata strategis usai menempuh pelayaran jauh dari Italia.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menegaskan, latihan ini bertujuan memastikan seluruh sistem kapal berfungsi optimal sebelum menjalankan tugas operasi.

"Dalam waktu dekat, kita juga akan melaksanakan latihan menggunakan kapal-kapal ini untuk menguji coba seluruh sistem senjata yang ada di kapal-kapal yang dimiliki oleh Angkatan Laut," ujar Ali di dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (26/3).

Baca Juga: TNI AL Beberkan Alasan KRI Prabu Siliwangi Bermarkas di Koarmada II

Ali bahkan mempersilakan awak media untuk melihat langsung prosesi uji coba tersebut. "Mudah-mudahan nanti kalau wartawan mau ikut, silakan," tambahnya.

Saudara Kembar KRI Brawijaya-320

Kapal perang ini merupakan sistership atau kapal kedua dari kelas Brawijaya. Galangan Fincantieri, Italia, membangun kapal ini sejak 2022 di Muggiano sebagai bagian dari kontrak modernisasi alutsista TNI AL.

Sebagai kapal kedua, KRI Prabu Siliwangi-321 mengusung spesifikasi dan teknologi yang identik dengan KRI Brawijaya-320. KSAL telah meresmikan kapal ini sekaligus mengukuhkan komandannya di Italia pada 22 Desember 2025 lalu.

Spesifikasi KRI Prabu Siliwangi-321

KRI Prabu Siliwangi-321 memiliki dimensi masif yang menjadikannya salah satu kapal perang terbesar di kawasan Asia Tenggara. Berikut detail spesifikasinya:

Baca Juga: TNI AD Luncurkan Program Jembatan dan Gentengisasi

  • Panjang: 143 meter
  • Lebar: 16,5 meter
  • Kecepatan maksimum: mencapai 32 knot
  • Persenjataan utama: meriam OTO Melara 127/64 LW Vulcano (kaliber 127mm)
  • Persenjataan Sekunder: meriam 76mm Strales, 16 peluncur rudal vertikal (VLS), dan torpedo anti-kapal selam
  • Kapasitas: mampu mengangkut 162 prajurit pengawak

Kembalinya Era Meriam Raksasa

Rencana latihan tempur ini menyusul keberhasilan rangkaian uji coba sea trial di Italia. Pada akhir Januari 2026, kapal ini sukses melaksanakan uji tembak perdana (structural firing) meriam utama 127mm di Teluk La Spezia.

Keberhasilan tersebut menandai kembalinya kekuatan large caliber gun (kaliber di atas 120mm) ke jajaran armada Indonesia. Meriam raksasa ini memiliki daya hancur masif untuk bantuan tembakan kapal (naval gunfire support), kemampuan yang sebelumnya melegenda pada korvet kelas Fatahillah.

Baca Juga: Eropa atau Turki? KSAL Beberkan Pilihan Rudal untuk KRI Prabu Siliwangi

Tiba Lebih Cepat via Rute Afrika

Unit buatan Fincantieri ini bersandar di Jakarta lebih awal dari estimasi semula yang sempat diprediksi pada April 2026. Sejak berangkat dari Italia pada 11 Februari 2026, KRI Prabu Siliwangi-321 menuntaskan pelayaran selama 44 hari.

Untuk menghindari konflik di Laut Merah dan menguji ketahanan mesin, kapal memilih rute jauh mengelilingi Benua Afrika. Di bawah komando Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmaja, kapal ini kini bersiap menuju pangkalan utamanya di Komando Armada (Koarmada) II Surabaya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.