Sebanyak Enam Pati TNI AU Dapat Tanda Kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama

Jakarta, IDM – Sebanyak enam perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara (TNI AU) mendapatkan tanda kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama.
Penganugerahan bintang kehormatan tersebut dilakukan dengan merujuk pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 19 TK/Tahun 2024 tentang penganugerahan tanda kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama.
Baca Juga: Kunjungan Kerja ke Italia, KSAL Kunjungi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi
Melansir keterangan TNI AU, Kamis (30/5), keenam Pati TNI AU tersebut adalah Marsda TNI Oki Yanuar, Marsda TNI Yulianta, Marsda TNI I Made Susila, Marsda TNI Paminto Bambang Pamungkas, Marsda TNI Wayan Superman, dan Marsda TNI Budi Achmadi.

Penganugerahan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama dilakukan melalui upacara militer yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Rabu (29/5).
Baca Juga: Sebanyak 57 Prajurit Muda TNI AD Terima Baret Yudha Wastu Pramuka
"Anugerah Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama merupakan tanda kehormatan yang diberikan oleh pemerintah Indonesia untuk menghormati prajurit yang telah menunjukkan kemampuan serta jasa luar biasa demi kemajuan dan pembangunan TNI Angkatan Udara," demikian tulis TNI AU dalam keterangan resminya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































