Sebanyak 79 Prajurit Perempuan Resmi Masuk Kowal

Jakarta, IDM – Sebanyak 79 prajurit TNI AL resmi menjadi warga baru Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal), pascadilantik dalam upacara tradisi penerimaan yang dipimpin oleh perwira bantu madya (Pabandya) Bin Kowal Letkol Laut (KH/W) Melda Sulliswari, Surabaya, Jumat (29/11).
Adapun ke-79 prajurit Kowal tersebut terdiri dari perwira remaja (Paja) Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 69 sebanyak 12 orang, Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier (Dikmapa) PK angkatan 31 sebanyak 19 orang, Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) angkatan 44 gelombang 1 sebanyak 48 orang.
Saat ini, para prajurit Kowal dari Dikmapa PK dan Dikmaba tengah menempuh pendidikan dasar golongan lanjutan (Diksargolan) di sejumlah pusat pendidikan (pusdik) jajaran Kodiklatal.
Baca Juga: Kerahkan Super Puma dan S70i Blackhawk, TNI AU-TUDB Gelar Latihan Operasi SAR
Dalam sambutannya, Melda menyampaikan ke-79 prajurit telah resmi diterima dan bergabung memperkuat jajaran Kowal serta sebagai upaya memupuk integritas dan jiwa korps, juga dalam rangka melestarikan upaya tradisi di lingkungan prajurit Kowal.
"Menjadi prajurit perempuan TNI AL adalah pilihan yang telah kalian ambil, oleh sebab itu sebagai prajurit Kowal tentu sudah siap dengan segala konsekuensinya," ujar Melda, dikutip dari keterangan Dispen Kodiklatal.
Dia menekankan, para prajurit Kowal yang baru bergabung ini harus menyadari tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit, penuh resiko dan tantangan serta memerlukan kekuatan fisik dan mental.
Baca Juga: Gerak Cepat Pasukan Yonko 469 Kopasgat Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Sumatera Utara
"Saya berharap kalian dapat menjadi seorang prajurit yang visioner, kreatif, dan inovatif untuk terus memperbaiki dan mengembangkan kualitas dirinya sehingga mampu kualitas menghadapi setiap permasalahan yang cenderung selalu berkembang di masa depan," katanya.
Melda berpesan kepada para prajurit Kow agar selalu memegang etika baik dalam bertutur kata dan bertingkah laku, pintar menempatkan diri baik sebagai senior, junior, bawahan, maupun atasan.
"Jadilah Kowal seperti ilmu padi yang semakin berisi akan semakin merunduk. Teruskanlah perjuangan dan manfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya, untuk membangun diri pribadi menjadi wanita sejati, pantang menyerah dan memiliki dedikasi yang tinggi," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































