HANKAM

Sebanyak 57 Prajurit Yonif 754 Kostrad Dikirim ke Intan Jaya untuk Jalani Operasi Habema

Kostrad
Sebanyak 57 personil Yonif 754 Kostrad dikirim penugasan di wilayah Intan Jaya, Papua Pegunungan, Senin (6/5/2024). (Foto: Puspen TNI)

Jakarta, IDM - Sebanyak 57 personil Yonif 754 Kostrad dikirim penugasan di wilayah Intan Jaya, Papua Pegunungan, Senin (6/5/2024). Nantinya para prajurit ini akan melaksanakan Operasi Dalam Negeri dibawah naungan Komando Operasi Habema.

Baca Juga: Mess Wiradharma Milik Yonif 330 Bangunan Berteknologi Tinggi dan Ramah Lingkungan

Rangkaian pelepasan satuan penugasan teritorial dimulai dari pelaksanaan doa bersama baik untuk yang beragama muslim dan nasrani di tempat ibadah masing-masing serta santunan anak yatim, dilanjutkan dengan tradisi korps pelepasan yang bertempat di Aula Mayonif 754 Kostrad yang berjalan secara khidmat.

Selanjutnya personel penugasan teritorial melaksanakan pemeriksaan kesiapan operasi yang dilaksanakan oleh Panglima Koops TNI Habema Brigjen TNI Lucky Avianto dan melaksanakan pengarahan kepada seluruh personel Satgas.

Baca Juga: Dua Kapal Patroli Cepat 40 Meter Akan Perkuat Lantamal Surabaya dan Manado

Dalam amanatnya, Brigjen TNI Lucky Avianto menyampaikan jika kalian adalah orang orang terhormat yang diberikan kesempatan melaksanakan tugas yang sangat mulia. Laksanakan penugasan ini untuk memenangkan hati dan pikiran masyarakat, bantu kesulitan apapun yang berada di daerah operasi untuk masyarakat. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.