HANKAM

Sebanyak 46 Pati TNI AD Naik Pangkat, Salah Satunya Mayjen Kowad Pertama

TNI AD
Sebanyak 46 Perwira Tinggi (Pati) TNI AD naik pangkat. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – Sebanyak 46 Perwira Tinggi (Pati) TNI AD naik pangkat. Laporan kenaikan pangkat sendiri diterima langsung oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD) Letjen TNI Tandyo Budi Revita di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (15/5/2024).

Dilansir keterangan dari Dispenad, Kamis, (16/5) dari 46 Pati ini ada seorang Pati Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) pertama yang menyandang pangkat Mayor Jenderal (Mayjen) di jajaran TNI AD. Dia adalah Mayjen TNI Dian Andriani Ratna Dewi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Pertahanan (Unhan).

Baca Juga: Satgas Marinir Temukan Korban Bencana Banjir Bandang di Sumbar

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Wakil KSAD menyampaikan ucapan selamat kepada para Pati atas kenaikan pangkatnya. Tak lupa, KSAD juga mengingatkan bahwa hal ini merupakan bentuk apresiasi negara, atas prestasi dan dedikasi para Pati kepada institusi TNI AD, juga bangsa dan negara.

TNI AD
(Foto: Dok. Dispenad)

"Kita curahkan pemikiran kita untuk kemajuan TNI dan TNI AD. Curahkan pemikiran kita untuk melayani pasukan kita, berkontribusi terhadap anggota kita, (terutama) yang bertugas di ujung-ujung negeri ini. Sehingga mereka merasakan keberadaan kita, sekecil apapun bentuk kegiatannya, merupakan amal ibadah bagi kita,“ kutip Wakil KSAD.

Baca Juga: Koarmada III Libatkan 3 KRI pada Latihan SAR Perairan Sorong

Tercatat, ada tujuh Pati berpangkat Mayjen TNI (bintang dua) dan 39 Pati berpangkat Brigjen TNI (bintang satu) yang melaporkan kenaikan pangkatnya kepada Wakasad. Sebagian diantaranya (28 Pati) bertugas di dalam struktur TNI AD, sementara 18 Pati lainnya berdinas di luar struktur TNI AD. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.