Sebanyak 30 Kolonel TNI AD Pecah Bintang, Ini Daftarnya

Jakarta, IDM – Sebanyak 30 Pati TNI berpangkat Kolonel pecah bintang menjadi Brigadir Jenderal (Bintang Satu). Hal ini dipastikan dalam upacara laporan korps kenaikan pangkat Perwira Tinggi (Pati) TNI AD dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (27/5).
Dilansir keterangan dari Dispenad, Rabu (28/5) dalam upacara tersebut selain para Kolonel, empat Pati TNI AD juga naik pangkat dari Brigadir Jenderal (Brigjen) menjadi Mayor Jenderal (Mayjen). Kemudian, ada juga lima jabatan strategis di lingkungan TNI AD yang diserahterimakan.
Baca Juga: KSAD Maruli: Kami Kekurangan Dokter di Rumah Sakit TNI AD
Maruli pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi yang dibutuhkan untuk regenerasi dan penyegaran kepemimpinan dalam menjawab tantangan tugas yang terus berkembang. Ia menyebut bahwa rotasi dan promosi jabatan adalah bentuk kepercayaan negara atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan oleh setiap prajurit.
“Teruslah berbuat terbaik dan evaluasi setiap pelaksanaan tugas agar dapat terus ditingkatkan,” kata Maruli.
Baca Juga: Sebanyak 30 Pati TNI AL Rotasi Jabatan, Kadispenal hingga Komandan Kapal Selam
Berikut daftar lima jabatan strategis di lingkungan TNI AD yang diserahterimakan
- Kepala Pusat Peralatan Angkatan Darat (Kapuspalad) dari Mayjen TNI Epi Setiadi kepada Mayjen TNI Haripto Seno Budi.
- Komandan Pusat Sandi dan Siber Angkatan Darat (Danpussansiad) dari Brigjen TNI Yudha Fitri kepada Brigjen TNI Fransiscus Ari Susetio.
- Kepala Dinas Sejarah Angkatan Darat (Kadisjarahad) dari Brigjen TNI Arif Cahyono kepada Brigjen TNI Veri Sudijanto Sudin.
- Kepala Dinas Kelaikan Angkatan Darat (Kadislaikad) dari Mayjen TNI Agus Isrok Mikroj kepada Brigjen TNI Anwar.
- Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Darat (Kadisadaad) dari Brigjen TNI Halomoan Rajagukguk kepada Brigjen TNI Parawita Agus S. (rr)
Hankam

Grup 1 Angkut Tegaskan A400M Perkuat Kemampuan Angkut Udara TNI AU
Grup 1 Angkut menegaskan bahwa keberadaan salah satu alat utama sistem persenjataan (alutsista) terbaru TNI Angkatan Udara (TNI AU) yakni A400M turut memperkuat kemampuan angkut udara dalam mendukung berbagai tugas TNI.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































