HANKAM

Sebanyak 240 Prajurit Kizi Dapat Penghargaan Satyalancana Santi Dharma dari Pemerintah

Satgas Kizi TNI Konga XXXXVII-J MINUSCA
Sebanyak 240 personel Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXXVII-J MINUSCA menerima tanda jasa Satyalancana Santi Dharma dari pemerintah Indonesia. (Foto: IDM/Ronald)

Jakarta, IDM – Sebanyak 240 personel Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXXVII-J MINUSCA menerima tanda jasa Satyalancana Santi Dharma dari pemerintah Indonesia. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi mereka bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Afrika Tengah.

"Pemerintah Republik Indonesia (RI) menganugerahkan tanda jasa Satyalancana Santi Dharma kepada seluruh personel Satgas yang telah selesai melaksanakan tugas internasional sebagai Kontingen Garuda," kata Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon saat menyambut kedatangan para personel ini di Mabes Cilangkap, Selasa, (26/11).

Baca Juga: Satgas Kompi Zeni Raih Banyak Penghargaan di Afrika Tengah, Ini Rinciannya

240 personel ini berasal dari Personel Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXXVII-J MINUSCA yang kembali dari daerah misi di Afrika tengah dengan satuan Mainbody dari Batalyon Zeni Tempur 2/SG Kodam II/SWJ, dipimpin Letkol Czi Ibnu Muntaha.

"Total berjumlah 216 orang induk pasukan dan 24 orang team rear party kembali tanggal 3 Desember 2024. Mereka telah melaksanakan tugas pada misi MINUSCA terhitung mulai tanggal 9 November 2023 hingga 20 November 2024," jelas Richard.

Baca Juga: Kronologi Penembakan Dua Tukang Ojek Diduga Dilakukan OPM

Ia mengatakan berbagai prestasi dan penghargaan telah diterima oleh Satgas Kompi Zeni TNI ini selama melaksanakan tugas di Republik Afrika Tengah.

"Untuk itu, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personil Satgas Kizi TNI yang telah mengharumkan nama TNI termasuk nama bangsa Indonesia di kancah internasional. Semua keberhasilan dan prestasi di atas, janganlah membuat kita mudah berpuas diri, namun jadikan hal tersebut sebagai pemacu semangat untuk mengabdi dan berkarya lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang," kata Richard. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.