Sebanyak 220 Prajurit TNI AD Terima Brevet Para, Siap Diterjunkan ke Medan Tempur

Jakarta, IDM – Sebanyak 220 prajurit TNI dari Satuan Jajaran (Satjar) Brigif 3/TBS (Tri Budi Sakti) menerima Brevet Para yang disematkan oleh Pangdivif 3 Kostrad, Mayjen TNI Bangun Nawoko di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (2/12/2024).
Dilansir keterangan Pendivif 3 Kostrad, Bangun Nawoko latihan Dasar Para ini diselenggarakan untuk pertama kalinya di Kostrad dan berjalan dengan sangat baik. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar tanpa adanya keluhan (Zero Complaint) maupun kecelakaan (Zero Accident) yang mencerminkan kedisiplinan dan profesionalisme para prajurit yang terlibat.
Brevet Para yang disematkan kepada prajurit tersebut menjadi simbol bahwa mereka sanggup dan bersedia untuk diterjunkan kapanpun, dimanapun, dalam segala cuaca dan arah untuk menghadapi berbagai tantangan di medan tempur.

Untuk diketahui para prajurit ini sukses melaksanakan terjun statik di siang hari, gunung hutan dan kontainer dan melaksanakan Latihan Dasar Para malam.

Baca Juga: Peran Viral Prajurit Asisten Teknik, Pastikan Munisi Meledak dengan Sempurna
Bermodalkan pemahaman teori yang diberikan oleh para pelatih, keyakinan dan keberanian yang sudah tertanam dalam diri setiap peterjun, terjun terakhir yaitu malam hari dapat dilaksanakan dengan aman, lancar dan sukses.
"Meskipun mendebarkan namun kami tetap berani melaksanakan terjun karena dengan teori penerjunan yang benar, bisa dipastikan tidak akan timbul masalah. Dan alhamdulillah kami bersyukur dan bangga berhasil terjun dengan selamat dan aman," ungkap beberapa peterjun di sela-sela melipat parasut yang baru saja digunakan untuk terjun. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































