HANKAM

Sebanyak 21 Pati TNI AU Dirotasi dan Dimutasi, Ini Daftarnya

Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman.
Ilustrasi logo Swa Bhuwana Paksa TNI AU. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Jakarta, IDM – Sebanyak 21 perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Udara (AU) dirotasi dan dimutasi oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/333/III/2025 tanggal 14 Maret 2025, mengenai pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di tubuh TNI.

"Rotasi dan mutasi ini telah ditetapkan oleh Panglima TNI, sebanyak 86 Perwira Tinggi (Pati) dari 53 Pati TNI AD, 12 Pati TNI AL, dan 21 Pati TNI AU," ujar Kapuspen TNI Mayjen Hariyanto.

Baca Juga: Dukung Operasi Modifikasi Cuaca, Danlanud Husein Sastranegara: Komitmen TNI AU dalam Mitigasi Bencana

Melansir laman resmi TNI, tni.mil.id, Senin (17/3) daftar lengkap puluhan Pati TNI AU tersebut adalah Marsda TNI Kustono dari Askomlek Panglima TNI menjadi Tenaga Ahli Pengkaji Bid. Ideologi Lemhannas (Sertijab menunggu Keppres); Marsda TNI Basuki Rochmat dari Tenaga Ahli Pengkaji Bid. Ideologi Lemhannas menjadi Askomlek Panglima TNI (Sertijab menunggu Keppres); Marsda TNI Joseph Rizki P dari Tenaga Ahli Pengajar Bid. Hankam Lemhannas menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun); Marsma TNI Semri Bija dari Waaslog Panglima TNI menjadi Tenaga Ahli Pengajar Bid. Hankam Lemhannas (Sertijab menunggu Keppres); dan Marsma TNI Heri Sutrisno dari Dirjianbang Akademi TNI menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun).

Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman.
Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman di Mabes TNI. (Foto: Dok. tni.mil.id)

Kemudian terdapat nama Marsma TNI Ronny Irianto Moningka dari Dirlambangja Puslaiklambangjaau menjadi Dirjianbang Akademi TNI; Marsma TNI Esron Sahat B. Sinaga dari Kas Koopsud III menjadi Dirlambangja Puslaiklambangjaau; Marsma TNI Adrian P. Damanik, dari Kadisopslatau menjadi Kas Koopsud III; Marsma TNI Irwan Pramuda dari Waasrena KSAU menjadi Kadisopslatau; serta Marsma TNI Wastum dari Staf Khusus KSAU menjadi Waasrena KSAU.

Baca Juga: Yonif 330 Kostrad Bantu Penanggulangan Bencana Banjir di Sumedang

Lima nama Pati TNI AU lainnya adalah Marsma TNI Hikmat Karsanegara dari Dirum Kodiklatau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun); serta Marsma TNI Sri Duto Dhanisworo dari Dansekkau menjadi Dirum Kodiklatau; Kolonel Nav Arief Budiman dari Paban V/Kerkamtas Sops TNI menjadi Dansekkau; Marsma TNI dr. M. Roikhan Harowi dari Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito menjadi Staf Khusus KSAU; dan Kolonel Kes Aplin I dari Ka RSAU dr. Moh. Salamun Diskesau menjadi Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito;

Selanjutnya, Marsma TNI Adhantoro Rahadyan dari Kalakespra dr. Saryanto menjadi Staf Khusus KSAU; Kolonel Kes Miftahul F dari Ka RSAU dr. Muhammad Hassan Toto Lanud Ats menjadi Kalakespra dr. Saryanto; Marsma TNI Swasono R dari Kadiskesau menjadi Staf Khusus KSAU; Kolonel Kes Agung Maryanto dari Sesdiskesau menjadi Kadiskesau; Marsda TNI Andi Heru Wahyudi dari Deputi Bid. Dik Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun); dan Marsma TNI Budi Sumarsono dari Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bid. Ideologi Lemhannas menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.