HANKAM

Satgasmar Pengaman Pulau Nusa Barung Berangkat Tugas, Ini Misinya

Satgasmar
Pelepasan keberangkatan Satgasmar Pengamanan Pulau Terluar Ke XXVII Pulau Nusa Barung. (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Jakarta, IDM - Asops Danpasmar 2 Kolonel (Mar) Arip Supriyadi melepas keberangkatan Satgasmar Pengamanan Pulau Terluar XXVII, di Ujung Semampir Surabaya, Senin (12/6).

Dipimpin Letda (Mar) Irwan Adi Nugroho, Satgasmar Pengamanan Pulau Terluar XXVII akan melaksanakan penugasan di wilayah Pulau Nusa Barung, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Para prajurit akan melaksanakan operasi dengan menduduki, menguasai serta mengamankan pulau dari segala bentuk pelanggaran wilayah, pelanggaran hukum dan penggunaan kegiatan illegal selama setahun.

Baca Juga: KRI Malahayati-362 dan EMB-314 TNI AU Uji Pertahanan Udara Wilayah Timur

Arip menyampaikan, penugasan pengamanan pulau terluar di Pulau Barung yang tidak berpenduduk, merupakan penugasan pertama di pulau tersebut.

Satgasmar
(Foto: Dok. Dispen Kormar)

"Sehingga prajurit yang mendapat penugasan harus mampu mengawali bagaimana mengamankan pulau, sesuai prosedur dan aturan," jelas Arip, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Selasa (13/6).

Ia pun menekankan kepada para prajurit untuk memahami kondisi cuaca, medan, kontur-kontur terutama ombak dan arus.

Baca Juga: Bakamla RI Zona Tengah Bina Relawan Penjaga Laut di Bali

"Sebab, ada istilah 1x24 jam kalian harus paham betul situasi yang akan dihadapi selama penugasan," tegasnya.

Lebih lanjut, Arip mengatakan para prajurit, khususnya komandan satgas harus mampu berinovasi mengadakan kegiatan yang positif, di samping melaksanakan tugas pokok pengamanan pulau terluar tidak berpenduduk.

"Laksanakan prosedur yang tepat sesuai rantai komando, dari mulai penyiapan posko sampai dengan hal lainnya," pungkasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.