Satgasmar Ambalat XXIX Terima Kunjungan Wapres RI di Pulau Sebatik

Jakarta, IDM - Satuan Tugas Marinir Pengamanan (Satgasmar Pam) Ambalat XXIX menerima kunjungan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin di Sebatik Timur, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (3/8).
Baca Juga: Ratusan Taruna AAU Ikuti Upacara Pembukaan Diksarintra Akademi TNI-Polri 2023
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, kedatangan Ma'ruf disambut langsung oleh Dansatgasmar Pam Ambalat XXIX Lettu (Mar) Presly Brisky Musak.

Pada kesempatan tersebut, Ma'ruf menerima paparan yang disampaikan Presly tentang tugas pokok Satgasmar Pam Ambalat XXIX di wilayah perbatasan, letak geografis Sebatik, patok batas Indonesia-Malaysia serta kestabilan keamanan wilayah perbatasan.
Baca Juga: Aksi Pasukan TNI Para Raider 501 Terjun dari Langit Australia
Setelah kunjungan ke pos Marinir, Ma'ruf melaksanakan pengukuhan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan (KIDEKS) Provinsi Kalimantan Utara dan peletakan batu pertama pembangunan Rusunawa Pondok Pesantren As’ adiyah di Sebatik, Nunukan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































