HANKAM

Satgas Yonif MR 411/Pdw Hadiri Deklarasi Damai Perang Suku Nduga

Satgas Mobile Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad
Satgas Mobile Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad hadir di deklarasi perdamaiam perang suku yang berlangsung di Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Kamis(20/7). (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Satgas Mobile Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad hadir di deklarasi perdamaiam perang suku yang berlangsung di Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Kamis(20/7).

Dansatgas Mobile Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad Letkol Inf Subandi atau biasa disapa Bang Alex mengatakan kehadiran mereka adalah untuk menjaga dan membantu masyarakat Kabupaten Nduga.

"Kami datang ke Kabupaten Nduga untuk melaksanakan tugas dari yang diamanahkan negara, kami siap menjaga Nduga aman dan damai serta mendukung pembangunan di Kabupaten Nduga menuju lebih baik," kata Bang Alex.

Baca Juga: Bakamla RI Akan Bangun Kantor Stasiun Peringatan Dini di Morowali

Dalam keterangan tertulis Penerangan Satgas, Dansatgas Yonmek 411/Pandawa mengajak seluruh masayarakat untu bersama-sama menjaga wilayah ini aman dan damai, menjadikan Kabupaten Nduga maju seperti daerah-daerah lainnya.

Satgas Mobile Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad
(Foto: Dok. Dispenad)

“Kami dari Satgas Yonif MR 411/Pandawa siap hadir kapanpun selama penugasan untuk membantu masyarakat,“ tambahnya.

Deklarasi damai sendiri tidak lepas dari peran Satgas TNI-Polri yakni Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad, Polres Nduga, Satgas Aman Nusa, Satgas Damai Cartenz, Pemerintah Kabupaten Nduga dan Tokoh Masyarakat yang sepakat untuk mengakhiri perang suku di wilayah Kabupaten Nduga saat ini dan untuk seterusnya.

Baca Juga: Wadan Kormar Tinjau Gladi Posko Pasukan Pendarat dalam Latgab TNI 2023

Sementara itu, Sekda Kabupaten Nduga Namia Gwijangge S.Pd. M.Si mengatakan beberapa waktu lalu tiga kelompok bertikai dan mengakibatkan beberapa nyawa hilang akhirnya hari ini sepakat damai.

“Puji Tuhan hari ini sudah berdamai. Ini diakibatkan beberapa waktu lalu terjadi pertikaian antar masyarakat dan akibat dari pertikaian itu tiga warga sipil meninggal dunia, sehingga kami Pemda dan TNI-Polri mengambil langkah perdamaian dan mediasi dengan para kelompok,” ucapya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.