Satgas Yonif 715 Gelar Pengobatan Gratis untuk Masyarakat Distrik Mulia

Jakarta, IDM – Dalam upaya menjaga dan meningkatkan kesehatan. Satgas Pamtas Kewilayahaan Yonif 715/Motuliato menggelar pengobatan gratis kepada masyarakat di Distrik Mulia, Papua, Minggu (5/1).
Kegiatan teritorial yang dipimpin Komandan Pos Muliambut, Letda Inf Fahrian Fuad Hakim, bersama 15 anggotanya ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih.
Baca Juga: Pasmar 2 Siapkan Prajurit untuk Program Bakti Sosial di MNEK 2025
Dalam rilis yang diterima redaksi pada Senin (6/1), Dansatgas Pamtas Kewilayahan Letkol Inf Dwi Hertanto mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu program unggulan dari Satgas.,
“Yaitu peran aktif personel satgas untuk keliling melaksanakan program pengobatan gratis sekalian juga agar dapat mendengar keluhan-keluhan dari masyarakat di wilayah Distrik Mulia, Puncak Jaya Papua,” ujarnya.
Baca Juga: TNI Berhasil Evakuasi WNA yang Hilang di Gunung Agung
Kegiatan ini, lanjut Dansatgas, juga sekalian mensosialisasikan kepada masyarakat terutama dalam bidang kesehatan. Pasalnya, beberapa warga telah mengeluhkan sakit seperti demam, sakit kepala dan batuk yang tak kunjung sembuh.
“Satgas Yonif 715 memberikan pelayanan yang nyata agar masyarakat lebih peduli lagi kepada kesehatan dan kebersihan lingkungan tempat tinggal,” ucap Dansatgas. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































