Satgas Yonif 330 Kostrad Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Dharma

Jakarta, IDM - Usai menyelesaikan tugas operasi di Papua, prajurit Satgas Yonif 330 Kostrad menerima tanda kehormatan Satyalancana (SL) Wira Dharma. Penghargaan ini diberikan langsung secara simbolis oleh Pangkoops TNI "Habema", Brigjen TNI Lucky Avianto kepada Mayor Inf Dedy Pungky Irawanto selaku Dansatgas Pamtas Mobile Yonif 330 Tri Dharma Kostrad, bertempat di lapangan Mayonif 754/ENK, Timika, Papua Tengah, beberapa waktu lalu.
Pangkoops TNI mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh prajurit Yonif 330 Tri Dharma yang telah melaksanakan tugasnya dengan sangat baik.
Baca Juga: Pengamat Sebut Urgensi Miliki Database untuk Deteksi Kapal Asing di Kawasan
"Selamat menjalani purna tugas. Terima kasih atas pengabdian kalian yang sangat luar biasa. Keberhasilan yang telah kalian raih menunjukkan bahwa kalian adalah prajurit yang memegang prinsip. Tepuk tangan buat kalian semua," kata Pangkoops TNI seperti dikutip keterangan resminya Penkostrad, Rabu, (27/3).

Dalam kesempatan tersebut, Pangkoops TNI mengajak semua pihak untuk bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.
Baca Juga: TNI Akan Kirim Lagi Bantuan ke Palestina dengan Metode Airdrop
"Jumlah prajurit Satgas 330 yang bisa lengkap sampai dengan selesai tugas operasi merupakan anugerah yang harus kita syukuri. Ini ada Satyalancana Wira Dharma dari negara untuk kalian orang perorangan yang telah mengabdikan diri untuk mengamankan perbatasan TNI AD," tegasnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































