Satgas Port Visit Mesir Paparkan Aturan Lintasi Laut pada Personel KRI Radjiman

Jakarta, IDM - KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Port Visit Mesir 2024 menerima arahan (briefing) terkait Rule of Engagement (RoE), Rabu (24/1).
Mengutip keterangan Dispenal, Minggu (28/1), Perwira Hukum Satgas Port Visit Mesir 2024, Letkol Laut (H) Iman Harahap menjelaskan aturan ini nantinya harus ditaati KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 sebagai kapal rumah sakit, saat melintasi laut.
Baca Juga: Panglima TNI Apresiasi Gerakan Mencintai Alam yang Diinisiasi KSAD
Adapun RoE yang dimaksud memuat aturan terkait operasional yang menyangkut tindakan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 sebagai kapal rumah sakit yang akan menyalurkan bantuan.
"Hal ini berdasar pada penggunaan kekuatan haruslah tidak bertentangan dengan hukum nasional maupun hukum internasional," kata Iman.
Dengan terlaksananya arahan tersebut, Iman yang sehari-hari menjabat sebagai Kasi Hukum Internasional Dinas Hukum TNI AL berharap seluruh personel tidak melanggar aturan yang telah dipaparkan.
Baca Juga: Bakamla bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Kapal Terbalik di Muara Kalibaru
"Diharapkan seluruh personel yang melaksanan Satgas Port Visit Mesir 2024 saat melakukan lintas laut mengerti hal-hal apa saja yang harus dilakukan dan tidak lakukan saat terjadi sesuatu," ujar dia.
Adapun Satgas Port Visit Mesir 2024 merupakan salah satu bentuk kontribusi TNI AL dalam rangka menjaga keamanan dan perdamaian dunia. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































