Satgas PKH Papua Temukan Senjata Laras Panjang di Rumah WNA

Jakarta, IDM – Satuan tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Halilintar terdiri dari Gakkum Kemenhut Papua Tengah, Satgas POA Bais TNI, Kodam XVII Cenderawasih, Korem 173/PVB, dan Yonif 753/AVT menemukan senjata api laras panjang di rumah tujuh Warga Negara Asing (WNA) di Nabire, Papua Tengah.
Dilansir dari keterangan Tim Satgas PKH, Selasa (19/5), penemuan ini merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan terhadap tujuh warga negara asing yang diamankan dalam tindak penertiban kawasan hutan dari pertambangan emas ilegal di Nabire, Papua Tengah.
Baca Juga: KSAD Maruli Ingatkan Prajurit Soal Ancaman Krisis Energi dan Kemarau Ekstrem 2026
"Mereka telah diterbangkan ke Kantor Imigrasi Biak untuk proses hukum yang lebih lanjut," tulis keterangan Satgas PKH.
Dijelaskan detail barang bukti yang ditemukan yaitu 1 pucuk senjata laras panjang, 3 butir munisi kaliber 5.56mm, 1 pucuk senjata rakitan laras panjang, dan 1 magasen. Kini, seluruh barang bukti meliputi senjata, magasen dan amunisi telah diamankan di Makorem 173/PVB.
Baca Juga: KSAD Maruli Ingatkan Prajurit Soal Ancaman Krisis Energi dan Kemarau Ekstrem 2026
Untuk diketahui, Satgas PKH berhasil membongkar penambangan emas tanpa izin (PETI) yang bekerja secara terstruktur di sekitar KM 95 Unipo, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Dalam penindakan ini, tim operasi menemukan 10 unit alat berat, 1 kamp karyawan, 2 pondok operator alat berat, serta mengamankan dan memeriksa 7 warga negara asing asal Cina.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah dalam keterangannya, Jumat (8/6) lalu menyebut Satgas tetap melaksanakan penertiban secara tegas dan terukur hingga berhasil menguasai kembali kawasan hutan seluas lebih dari 200 hektar. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































