HANKAM

Satgas PKH dan TNI Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Kawasan Hutan Papua Tengah

Satgas PKH dan TNI
Satgas PKH dan TNI menertibkan tambang emas ilegal di kawasan hutan wilayah Siriwo dan Uwapa, Kabupaten Nabire. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dan TNI menertibkan aktivitas penambangan emas tanpa izin di kawasan hutan wilayah Siriwo dan Uwapa, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Satgas Halilintar Brigjen TNI Edwin Apria Chandra dengan sasaran penertiban di Distrik Siriwo dan Uwapa sebagai bagian dari upaya penegakan hukum dan perlindungan kawasan hutan dari aktivitas pertambangan ilegal.

Baca Juga: Mutasi dan Promosi Terbaru Pati TNI: Pangkogabwilhan II, Asisten KSAL hingga Kapuspen Dirotasi

Satgas PKH bersama TNI berhasil menguasai kembali kawasan hutan seluas lebih dari 200 hektare.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Satgas PKH mendapat dukungan penuh dari jajaran teritorial Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih dan Komando Resor Militer (Korem) 173/Praja Vira Braja.

Satgas PKH dan TNI
Satgas PKH memasang plang sebagai tanda penguasaan lokasi. (Foto: Dok. Puspen TNI)

“TNI akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah guna menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum, serta melindungi kelestarian sumber daya alam di Papua Tengah,” tulis siaran Pusat Penerangan TNI, Kamis (7/5).

Selain menertibkan area tambang ilegal, Satgas PKH juga berhasil mengamankan 10 unit alat berat yang terdiri dari enam unit ekskavator dan empat unit loader yang digunakan untuk mendukung aktivitas pertambangan ilegal.

Baca Juga: 5 Jet Tempur F-16, A400M, dan 3 Fregat Siaga Kawal Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Kemhan Ungkap Tujuan

Selanjutnya, alat berat tersebut diamankan dan dibekukan operasionalnya. Satgas PKH juga memasang plang sebagai tanda penguasaan lokasi.

Petugas turut mengamankan sejumlah operator alat berat maupun pengawas tambang yang berada di lokasi untuk menjalani proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.