HANKAM

5 Jet Tempur F-16, A400M, dan 3 Fregat Siaga Kawal Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Kemhan Ungkap Tujuan

KRI Brawijaya-320
KRI Brawijaya-320. (Foto: Dok TNI AL)

Jakarta, IDM – Sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) TNI siaga untuk mengawal agenda Presiden RI Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang digelar di Shangri-La Mactan, Cebu, Filipina.

Sejumlah alutsista disiagakan di kawasan Sulawesi Utara dengan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sam Ratulangi di Manado sebagai Posko Komando Tugas Gabungan (Kogasgab).

Alutsista yang dikerahkan antara lain lima jet tempur F-16, pesawat multirole A400M, pesawat C-130J Super Hercules, dan tiga fregat, yakni KRI Brawijaya-320, KRI Prabu Siliwangi-321, dan KRI RE Martadinata-331.

Baca Juga: Bukan Cuma Senjata, Pakar Dunia hingga Mantan KSAL Ungkap Rahasia Sea Power di Seskoal

Pesawat A400M, KRI Brawijaya-320, dan KRI Prabu Siliwangi-321 merupakan alutsista terbaru TNI.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, gelar alutsista kali ini merupakan bentuk kesiapan rutin operasi gabungan TNI dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi yang dapat terjadi di kawasan ASEAN.

Pembukaan KTT ke-48 ASEAN.
Pembukaan KTT ke-48 ASEAN. (Foto: Dok. BPMI Setpres)

“Kegiatan ini melibatkan unsur darat, laut, dan udara untuk menguji interoperabilitas, mobilitas pasukan, kemampuan pengamanan VVIP, serta respons cepat terhadap kondisi darurat,” kata Rico dalam keterangan pers, Jumat (8/5).

Baca Juga: Kodim 1801/Manokwari Bangun Rumah Warga Melalui Program TMMD ke-128

Rico memastikan, seluruh kegiatan dilaksanakan secara terukur, profesional, dan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta penghormatan terhadap kedaulatan negara sahabat.

“Indonesia memandang stabilitas dan keamanan kawasan sebagai tanggung jawab bersama negara-negara ASEAN. Karena itu, kesiapsiagaan TNI dalam konteks ini merupakan bagian dari kontribusi Indonesia untuk mendukung terciptanya situasi kawasan yang aman, kondusif, dan mendukung suksesnya agenda-agenda strategis ASEAN,” tutur Rico.

Sjafrie Sjamsoeddin
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Posko Kogasgab di Lanud Sam Ratulangi. (Foto: Dok. Biro Infohan Kemhan RI)

Adapun Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin telah meninjau Posko Kogasgab di Lanud Sam Ratulangi pada Kamis (7/5) dan hari ini, Jumat (8/5).

Rico menekankan, gelar alutsista kali ini bukan didasarkan pada adanya ancaman atau potensi konflik tertentu yang secara spesifik ditujukan kepada Presiden maupun kepala negara peserta KTT ASEAN.

Baca Juga: TNI AD Bangun Jembatan Gantung Garuda dan Jalankan Program Gentengisasi di Jakarta Utara

“Dalam setiap agenda internasional berskala tinggi, standar pengamanan dan kesiapsiagaan memang dilaksanakan secara maksimal sebagai bagian dari prosedur operasi dan bentuk antisipasi profesional aparat pertahanan,” tutur Rico.

Upacara pembukaan KTT ke-48 ASEAN digelar pada hari ini. Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 09.04 waktu setempat.

“Kehadiran Presiden Prabowo pada KTT ke-48 ASEAN mempertegas peran aktif Indonesia dalam menjaga stabilitas, memperkuat kolaborasi regional, serta mendorong ASEAN tetap menjadi kawasan yang solid, damai, dan resilien di tengah tantangan global yang dinamis,” tulis siaran pers BPMI Setpres. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.