Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Tanam 2.000 Pohon Mangrove di Sepanjang Pantai Oepoli

Jakarta, IDM – Prajurit TNI bersama masyarakat ikut membantu menanam 2.000 pohon mangrove di pinggir Pantai Oepoli, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (9/3).
Kegiatan yang menjadi upaya untuk mencegah abrasi pantai yang disebabkan gelombang air laut ini dilakukan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad melalui Pos Oepoli.
Baca Juga: Kodiklatau Bahas Pembangunan Daerah Latihan TNI Matra Udara di Tanah Tidung dan Nunukan
Penanaman mangrove ini sangat penting untuk melindungi rumah warga terutama yang berada di pesisir. Selain itu, abrasi pantai bisa merusak terumbu karang, hilangnya pemukiman hingga terganggunya mata pencaharian nelayan.
Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) I, Kapten Arh Restu mengatakan, penanaman mangrove di pinggir pantai menjadi bentuk semangat kepedulian dan kebersamaan TNI untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memberikan kontribusi dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup.
Baca Juga: TNI AD Resmikan 200 Jembatan di Indonesia
“Bibit yang kami miliki total 2.000 pohon. Kami tanam seluruhnya di sepanjang Pantai Oepoli,” kata Restu dilansir dari siaran pers Kostrad, Selasa (10/3).
Hal ini mendapat respon baik dan positif dari seluruh masyarakat Kec. Amfoang Timur. Penanaman pohon mangrove menunjukkan komitmen Satgas Pamtas bukan hanya menjaga tapal batas, tapi turut serta berkontribusi dalam menjaga lingkungan hidup. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































