HANKAM

Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Dorong Ketahanan Pangan Masyarakat Perbatasan

Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad
Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad menggelar penyuluhan ketahanan pangan untuk warga perbatasan. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat perbatasan.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan ketahanan pangan berbasis budidaya tanaman lokal yang digelar di Desa Lemon, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Rabu (7/1).

Kegiatan penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan potensi tanaman lokal yang mudah dibudidayakan, baik di lahan kebun maupun di pekarangan rumah.

Baca Juga: TNI AU Bakal Tempatkan Rafale di Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin

Melalui pendekatan edukatif dan praktis, warga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan tanaman lokal sebagai sumber pangan alternatif yang berkelanjutan dan mandiri.

Dansatgas Pamtas RI–RDTL Yonarhanud 2 Kostrad, Letkol Arh Endis Fahrul Rizal, menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari peran Satgas Pamtas dalam mendukung pembangunan nonmiliter di wilayah perbatasan, khususnya pada sektor ketahanan pangan.

Menurutnya, ketahanan pangan yang kuat menjadi fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung stabilitas wilayah.

“Melalui penyuluhan ini, kami berharap masyarakat dapat lebih memahami cara memanfaatkan tanaman lokal yang ada di sekitar mereka, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Dansatgas.

Baca Juga: TNI Siapkan Satgas Patriot III untuk Tampil di Pakistan Day

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Penyuluhan dihadiri oleh Kepala Desa Lemon beserta perangkat desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta warga yang tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan.

Kehadiran unsur pemerintahan desa tersebut menunjukkan sinergi yang baik antara Satgas Pamtas dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah perbatasan.

Melalui kegiatan semacam ini, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad tidak hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan, tetapi juga berperan aktif sebagai mitra masyarakat dalam mendorong peningkatan kualitas hidup dan kemandirian pangan warga di daerah perbatasan RI–RDTL. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.