HANKAM

Satgas Pamtas TNI Beri Bantuan Kesehatan untuk Masyarakat Imbas Serangan OPM

Satgas Pamtas
(Foto: Dok. Pen Satgas)

Jakarta, IDM – Prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 141/AYJP Pos Korowai melaksanakan rangkaian kegiatan dalam membantu pengamanan dan evakuasi korban serangan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Korowai, Papua Selatan beberapa waktu lalu.

Prajurit Satgas, dalam rilis yang diterima Senin (14/4) melakukan patroli intensif dan memberikan layanan kesehatan bagi korban yang selamat dari insiden tersebut.

Komandan Pos TNI Korowai Letda Inf Bima Kesatria Yudha menyampaikan bahwa patroli keamanan diperketat di area-area rawan untuk memastikan keselamatan warga dan mencegah gangguan keamanan. Pos Korowai juga melakukan pemeriksaan terhadap warga yang melintas untuk mengidentifikasi potensi ancaman dan memberikan rasa aman bagi masyarakat setempat.

Baca Juga: Anggota OPM Menyerahkan Diri ke TNI, Bawa Senpi Laras Panjang dan Bendera Bintang Kejora

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di Distrik Korowai bisa kembali merasa aman. Setiap jengkal wilayah kami pantau dan setiap informasi kami tindaklanjuti,” Bima.

Pada kegiatan tersebut, personel TNI juga menggelar pelayanan kesehatan langsung kepada korban selamat dan warga sekitar. Para prajurit memberikan pertolongan pertama, pemeriksaan medis, dan mendistribusikan bantuan obat-obatan bagi mereka yang mengalami trauma fisik maupun psikis akibat kejadian tersebut.

“Kami tidak hanya hadir untuk mengamankan, tetapi juga untuk merawat dan menguatkan. Korban yang membutuhkan penanganan lebih lanjut telah kami fasilitasi untuk dirujuk ke tenaga medis yang lebih lengkap,” imbuhnya.

Baca Juga: Wisata Lorong Sejarah Kementerian Pertahanan Kembali Dibuka

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara TNI, aparat keamanan lainnya, serta dengan pemerintah daerah untuk menjaga situasi tetap stabil, aman, dan kondusif di wilayah perbatasan, serta menjamin hak-hak masyarakat untuk hidup dengan damai.

“Kehadiran TNI bukan hanya sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai pelindung rakyat dalam arti yang sesungguhnya,” tutur Danpos. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.