Satgas Pamtas RI-Malaysia Patroli Cegah TPPO

Jakarta, IDM - Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 16/TK bersama kepolisian Bengkayang terus melakukan pengawasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di daerah perbatasan, Bengkayang, Kalimantan Barat, Indonesia - Sarawak, Malaysia.
"Untuk pencegahan TPPO di perbatasan kami dengan Pamtas melakukan patroli sesuai dengan surat perintah tugas Kapolres Bengkayang tentang Satgas TPPO dan patroli dilaksanakan bersama TNI Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK," ujar Kepala Kepolisian Sektor Siding, Ipda Oman Kurnianto di Bengkayang seperti dikutip dari Antara, Rabu, (14/6).
Baca Juga: Taruna Satlat KJK 2023 Terima Pembekalan Dubes LBBP Mohammad Omar di Prancis
Ia menjelaskan dalam patroli diikuti oleh satu regu Satgas Pamtas RI- Malaysia Yonarmed 16/TK Pos Siding dan Personel internal Polisi Sektor Siding.
"Dalam patroli meliputi pemeriksaan dan pengecekan terhadap pelintas orang dan kendaraan yang melintas guna pencegahan TPPO di wilayah hukum Polisi Sektor Siding. Giat ini kita diawali dengan apel kesiapan personel dan selanjutnya menggunakan roda dua menuju Desa Tangguh," terangnya.
Ia menjelaskan pemilihan Desa Tangguh sebagai tempat patroli gabungan, lantaran akses menuju ke arah Badat, Kabupaten Sanggau Kapuas Perbatasan Sapit (Malaysia).
Baca Juga: Membedah Kekuatan Budaya Lokal sebagai Strategi Pertahanan ala Mayjen Farid Makruf
"Terlebih, akses jalur tersebut memang kerap disalahgunakan untuk dijadikan pelintas orang dan kendaraan menuju Sapit," papar dia.
Sebelumnya, Kapolres Bengkayang, AKBP Bayu Suseno mengimbau semua elemen masyarakat untuk bersama melakukan pencegahan TTPPO di wilayah hukumnya yang berbatasan darat langsung dengan negara Sarawak, Malaysia. "Apabila masyarakat melihat, mendengar atau mengetahui adanya aksi Pekerja Migran Indonesia legal di Kabupaten Bengkayang maka segera dilaporkan ke Polsek terdekat," kata dia. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































