Satgas Kizi Hancurkan Sisa Bahan Peledak di Afrika Tengah, Ada RPG, Mortir Hingga Granat

Jakarta, IDM – Untuk mengamankan daerah konflik di Republik Afrika Tengah, Tim EOD Satgas Kizi TNI Konga melaksanakan Disposal UXO/AXO di lapangan tembak Kassai, Bangui, Republik Afrika Tengah beberapa waktu lalu.
Wadansatgas Kizi TNI Konga XXXVII-J Minusca Car Mayor Czi Hary Nugroho dalam keterangannya dikutip Selasa, (28/5) menjelaskan Disposal adalah kegiatan penghancuran UXO (Unexploded Ordinance) atau sisa bahan peledak dan AXO (Abandonen Explosive Ordinance) atau sisa alat peledak serta amunisi kaliber besar yang diperoleh dari hasil DDR (Disarament, Demobilization and Reintegration).
Baca Juga: Tingkatkan Kesiapan Operasi, Jajaran Wing Komando III Kopasgat Gelar Latihan Harda Maruta III
"Terdapat beberapa jenis UXO, AXO dan Munisi yang akan dihancurkan mulai dari RPG, Mortir 60 mm serta berbagai macam jenis granat tangan dan munisi kaliber 14.5 mm," kata Wadansatgas.

Lanjutnya bahwa kegiatan ini melibatkan beberapa unit tim gabungan antara lain Tim EOD Satgas Kizi TNI Konga, Cambodian EOD, FACA (Tentara Nasional Republik Afrika Tengah) dan EOD QRF Portugal.
Baca Juga: Prajurit Zeni Tuai Pujian Masyarakat Karena Bangun 7 Jembatan di Tanah Datar
Ia mengatakan ada beberapa tahapan serta prosedur khusus diterapkan dalam kegiatan ini, yaitu dengan mengkombinasikan antara SOP Indonesia dengan standar prosedur UN demi menjaga keamanan dan keselamatan baik personel, material maupun daerah sekitar lokasi Disposal.
"Disposal sendiri bertujuan untuk mengurangi tingkat ancaman Bahan Peledak, UXO maupun AXO serta penyalahgunaan amunisi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab terutama yang berada di Republik Afrika Tengah," katanya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































