Satgas Kesehatan TNI Lakukan Pelayanan Medis dan Trauma Healing di Sumatra

Jakarta, IDM – TNI melalui Satuan Tugas Kesehatan Pusat Kesehatan (Satgas Kes Puskes) TNI terus melakukan pelayanan kesehatan dan trauma healing bagi para korban terdampak banjir dan longsor di Sumatra.
Sebanyak 321 personel yang terdiri atas dokter spesialis, dokter umum, dan paramedis disebar ke Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Baca Juga: Satgas Gulbencal dan Yonif TP 905/TS Salurkan Logistik Berjalan Kaki di Sumatra Utara
Seperti yang dilakukan Personel Batalion Kesehatan TNI AU (Yonkesau) yang tergabung dalam Satgas Kes Puskes TNI melaksanakan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak bencana alam di Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (27/12).

Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta dukungan kesehatan lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan TNI AU terhadap tugas kemanusiaan TNI dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Selain pelayanan medis, Satgas Kes juga memberikan layanan pemulihan psikologis atau trauma healing kepada para korban bencana.
Baca Juga: 900 Siswa Ikuti Pendidikan Tamtama Infanteri TNI AD
“Pelayanan kesehatan dilaksanakan sejak awal Desember 2025 hingga saat ini, baik melalui posko kesehatan maupun pelayanan keliling ke desa-desa yang berada jauh dari posko, guna memudahkan masyarakat memperoleh layanan medis,” tulis siaran pers Pusat Penerangan TNI.
Keterlibatan TNI dalam kesehatan termasuk operasi militer selain perang (OMSP) di bidang bantuan kemanusiaan, sebagai wujud kehadiran negara dalam mendukung pemulihan kondisi kesehatan masyarakat di daerah terdampak bencana. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































