HANKAM

Satgas Habema Obati Luka Seorang Anak Warga Kampung Kelanungin

Yonif Raider 323/Buaya Putih.
Personel kesehatan Buaya Putih memeriksa kepala seorang warga yang mengalami luka. (Foto: Dok. Pen Satgas)

Jakarta, IDM – Satgas Yonif Raider 323/Buaya Putih Kostrad menggelar kegiatan teritorial berupa pengobatan gratis kepada seorang warga Kampung Kelanungin, Distrik Gome. Kegiatan yang dilakukan pada Kamis lalu merupakan bentuk kepedulian TNI memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Panglima Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto menyebut, kegiatan teritorial di daerah penugasan menjadi bagian dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua.

“Inisiatif Satgas Yonif 323 Kostrad memberikan pengobatan kepada warga Kampung Kelanungin, merupakan wujud TNI memberikan pelayanan kebutuhan dasar, khususnya bidang kesehatan,” ujar Lucky dalam rilis Pen Satgas yang diterima pada Sabtu (18/1).

Baca Juga: Puluhan Taruna AAU Pelajari Sistem Pemeliharaan Pesawat di Depohar 80

Sebagai satuan jajaran Koops Habema yang tengah melaksanakan tugas pengamanan perbatasan, memberikan perhatian dasar merupakan hal yang sangat krusial, terutama untuk mempererat hubungan dengan warga.

Komandan Satgas Yonif 323 Kostrad, Letkol Inf Tri Wiratno, menyampaikan pentingnya perhatian Satgas kepada kebutuhan dasar masyarakat di sekitar Pos.

“Oleh sebab itu, para prajurit TNI memanfaatkan waktu pengamanan wilayah dengan membantu seorang warga Kampung Kelanungin yang mengalami kecelakaan luka sobek di bagian kepalanya akibat terkena seng di rumah,” ujarnya.

Berdasarkan foto yang diterima, Pos Gome yang memiliki tim medis langsung merespon kehadiran warga Kelanungin yang bernama Desmira Waker dengan melakukan pemeriksaan dan pengobatan.

Sambil melaksanakan pengobatan, personel kesehatan Pos Gome berinteraksi dengan Desmira dan keluarga yang mendampinginya.

Baca Juga: KRI Sultan Iskandar Muda-367 Resmi Lanjutkan Misi Perdamaian di Lebanon

Melalui interaksi tersebut, para prajurit TNI juga mengetahui perkembangan kondisi keamanan di Kampung Kelanungin yang masih relatif aman.

Pasca pengobatan, tim medis menyerahkan obat kepada Desmira untuk dikonsumsi selama beberapa hari kedepan guna kesembuhan lukanya.

“Terima kasih Komandan 323. Tuhan memberkati,” ujarnya. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.