KRI Sultan Iskandar Muda-367 Resmi Lanjutkan Misi Perdamaian di Lebanon

Jakarta, IDM – KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 resmi melanjutkan misi perdamaian di Lebanon mulai Jumat (17/1). Hal itu ditandai dengan upacara penyerahan bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa dari KRI Diponegoro (DPN)-365 yang sebelumnya telah menjaga keamanan negara tersebut selama setahun.
"Maritime Task Force (MTF), KRI SIM-367 melaksanakan upacara Transfer of Authority (ToA) dengan KRI DPN-365 yang dipimpin langsung oleh MTF Commander RADM Richard Kesten di Dermaga 4 Pelabuhan Beirut, Lebanon," tulis keterangan dari Dispenal, dikutip Sabtu (18/1).
Baca Juga: TNI AL Kerahkan 600 Prajurit untuk Bongkar Pagar Laut di Tangerang
Pada kesempatan tersebut, MTF Commander RADM Richard Kesten mengapresiasi pengabdian KRI DPN-35 yang dimpimpin Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL Letkol Laut (P) Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu.
Ia menyebut Satgas tersebut telah mengharumkan Indonesia di kancah global lewat berbagai capaian selama menjaga keamanan Lebanon.
"Apresiasi setinggi-tingginya kepada satgas lama atas dedikasi yang kuat dan performa yang outstanding selama pelaksanaan misi di daerah operasi Lebanon," tutur Richard.
Baca Juga: TNI AD Mengubah Sarang Narkoba Jadi Kawasan Latihan Militer
Selain itu, Richard berpesan kepada Satgas baru untuk segera beradaptasi dengan kondisi terkini dan memberikan dedikasi terbaik selama menjalani misi di tengah situasi daerah yang dinamis.
Adapun upacara ToA merupakan acara puncak dalam rangkaian serah terima Satgas MTF TNI Kontingen Garuda UNIFIL. Sebelumnya, kedua Satgas telah melaksanakan hand over dan take over (HOTO) internal troop contributing country (TCC) Indonesia sejak 15 hingga 16 Januari 2025. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































