HANKAM

Satgas Garuda Terbangkan Keris dari Solo ke Lebanon, Ada Apa?

UNIFIL
Satuan Tugas Yonmek TNI Konga XXIII-R UNIFIL menerbangkan sebuah keris dari Solo, Jawa Tengah menuju daerah penugasan di Lebanon Selatan. (Foto: Puspen TNI)

Jakarta, IDM - Satuan Tugas Yonmek TNI Konga XXIII-R UNIFIL menerbangkan sebuah keris dari Solo, Jawa Tengah menuju daerah penugasan di Lebanon Selatan.

Menurut Komandan Satuan Tugas Yonmek TNI Konga XXIII-R UNIFIL Kolonel Inf Ragung Ismail Akbar hal ini dilakukan untuk memberikan cindera mata kepada Mr. Muhammad Sweidan yang merupakan kepala pemerintahan di daerah Adshit Al Qusayr pada saat kegiatan KLE (Key Leader Engagement).

Baca Juga: Wakil KSAU Pimpin Rapat LASO TNI AU Tahun 2024

"Saya bawakan cindera mata ini, berupa Keris dari Solo adalah merupakan suatu bentuk penghargaan, dan juga mengenalkan salah satu budaya yang di miliki Indonesia, karena selain melaksanakan tugas operasi, kita juga sebagai duta bangsa untuk mengenalkan Indonesia di dunia Internasional," kata Dansatgas dikutip keterangan resmi dari Puspen TNI, Minggu, (17/3).

Lebih lanjut kata Dansatgas, kegiatan KLE (Key Leader Engagement)  tersebut merupakan sarana untuk bersilaturahmi antara Dansatgas Yonmek TNI Konga XXIII-R UNIFIL dengan pemerintahan lokal, dikarenakan kedudukan Satgas yang berada di wilayah Adshit Al Qusayr sehinga diharapkan dapat menjalin kerjasama yang baik dan hubungan yang erat dengan masyarakat setempat di daerah misi.

"Kami erharap keberadaan Satgas Indobatt ini dapat diterima oleh masyarakat setempat, dan kami sebagai pasukan penjaga perdamaian di Lebanon dapat menjalankan misi dengan sebaik-baiknya" ujar Dansatgas.

Baca Juga: Perjuangan Sahat Maruli, Penyadap Karet yang Jadi Prajurit TNI AD

Mayor Adshit Al Qusayr Mr. Muhammad Sweidan menyambut baik kedatangan Dansatgas dan rombongan, dan mengucapkan selamat datang di Lebanon Selatan, khususnya di daerah Adshit Al Qusayr.

"Saya merasa terhormat dengan kedatangan Komandan dan saya ucapkan selamat datang, semoga kedepan kita dapat bekerjasama dan menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat disini," ungkapnya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.