Satgas Garuda Merah Putih II Distribusikan 61,7 Ton Bantuan Kemanusiaan di Gaza

Jakarta, IDM – Satuan Tugas Garuda Merah Putih II telah mendistribusikan total 61,7 ton bantuan kemanusiaan berupa logistik bagi warga Jalur Gaza dan sekitarnya sejak operasi dimulai pada Minggu (17/8) lalu.
“Satgas Garuda Merah Putih-II mencapai 61,7 ton atau setara 340 paket logistik sejak operasi dimulai,” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma I Nyoman Suadnyana dalam keterangannya, Sabtu (23/8).
Setiap paket berisi kebutuhan vital bagi warga Gaza, Palestina, yang menghadapi keterbatasan pangan, obat-obatan, dan akses kesehatan.
Baca Juga: TNI AD Sita Senpi Springfield dan 50 Butir Munisi Bekas Perang Timor-Timur
Lokasi penyaluran kali ini mencakup Zeitoun (Gaza City) dan Jabalia di wilayah utara Gaza, yang hingga kini masih terdampak berat oleh krisis kemanusiaan.
“Meski kondisi udara penuh risiko, seluruh misi dapat dilaksanakan dengan aman, tepat sasaran, dan sesuai rencana operasi,” kata I Nyoman.
Bantuan logistik lewat metode udara atau airdrop tersebut diperpanjang hingga 28 Agustus 2025.
Baca Juga: Kapal Perang Jepang JS Osumi Tiba di Jakarta, Persiapan Super Garuda Shield 2025
“Misi yang awalnya hanya berlangsung hingga 24 Agustus, kini diperpanjang hingga 28 Agustus 2025,” tulis siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Jumat (22/8).
Satgas Garuda Merah Putih II terdiri dari 66 personel gabungan dari unsur TNI, kementerian/lembaga terkait, perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan media nasional, berangkat menggunakan dua pesawat Super Hercules C-130J dari Skadron Udara 31 TNI Angkatan Udara untuk misi penerjunan bantuan logistik untuk rakyat Palestina.
Dalam penyaluran bantuan, Satgas Garuda Merah Putih II tergabung dalam operasi airdrop multinasional Solidarity Path Operation-2 di bawah komando Royal Jordanian Air Force (RJAF) atau Angkatan Udara Yordania. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































