Satfib Koarmada II Latihan Embarkasi dan Debarkasi di Tiga KRI Jenis Pendarat

Jakarta, IDM – Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmada II mengerahkan tiga kapal perangnya, yakni KRI Makassar-590, KRI Teluk Banten-516, dan KRI Teluk Sangkulirang-542 untuk melaksanakan latihan embarkasi dan debarkasi.
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Kamis (27/6), latihan yang dipimpin langsung oleh Komandan Satfib Koarmada II Kolonel Laut (P) Ardhi Sunaryo itu berlangsung selama empat hari, dari 24-27 Juni dan diikuti seluruh prajurit Satfib Koarmada II di Surabaya, Jawa Timur.
Baca Juga: Sebanyak 33 Prajurit TNI AD Dikirim ke Pulau Simeulue, Jaga Perbatasan Terluar Indonesia
Pada kesempatan tersebut, Ardhi menyampaikan dengan diadakannya latihan ini dapat memberikan gambaran dan pengetahuan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan profesionalisme prajurit Satfib.

"Serta kesamaan tata pikir, tindak, dan gerak dalam pelaksanakan embarkasi dan debarkasi, baik embarkasi personel maupun materiil sesuai standar operasinal prosedur yang telah ditetapkan," ujarnya.
Baca Juga: Marinir TNI AL dan Amerika Akan Gelar Latma Platoon Exchange Juli 2024
Selain itu, Ardhi mengatakan latihan ini juga bertujuan agar para prajurit, khususnya tim muat unsur dari Satfib Koarmada II mampu meningkatkan kemampuan dan profesionalisme tentang prosedur embarkasi dan debarkasi.
"Dan juga untuk meningkatkan kerja sama secara tim sesuai dengan fungsi asasinya serta mampu bekerja sama dengan unsur-unsur lain," tandasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































