Satfib Koarmada II Gelar Pemantapan Penyelamatan Kapal

Jakarta, IDM - Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmada II menggelar pemantapan penyelamatan kapal untuk meningkatkan kemampuan prajurit Koarmada II.
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, kegiatan pemantapan penyelamatan kapal tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Satfib Koarmada II Kolonel Laut (P) Lukman Kharish di Mako Satfib, Surabaya, Kamis (9/3).

Dalam sambutannya, Lukman menyampaikan diharapkan melalui kegiatan pemantapan ini dapat memberikan gambaran dan pengetahuan tentang prosedur penyelamatan kapal serta meningkatkan kemampuan prajurit Satfib Koarmada II.
"Selain itu, pemantapan penyelamatan kapal ini bertujuan menciptakan pola pikir, tindak serta sikap yang sama dalam menghadapi bahaya kebakaran dan kebocoran," kata Lukman.
Baca Juga: Berprestasi di Olahraga Dayung, Pelda Sofyan Babinsa Kodim 1416 Punya 136 Medali
Kegiatan pemantapan penyelamatan kapal diikuti oleh seluruh prajurit Satfib Koarmada II dan berlangsung selama lima hari sejak 6-10 Maret 2023 yang dilaksanakan di dua tempat, yakni di Satfib Koarmada II dan Kolat Koarmada II. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































