Rotasi Personel, Satgas Nakes TNI Bersiap untuk Misi Kemanusiaan di Gaza

Jakarta, IDM – Pemerintah menyiapkan Satuan Tugas Tenaga Kesehatan (Satgas Nakes) TNI Patriot Husada Gelombang VI untuk menggantikan personel nakes yang menjalankan misi kemanusiaan untuk masyarakat yang terdampak konflik di Jalur Gaza, Palestina.
Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) RI Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo yang mewakili Wakil Menteri Pertahanan RI (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto, telah memberikan pembekalan kepada Satgas Nakes TNI Patriot Husada Gelombang VI di Ruang Rapat Palapa, Kemhan RI, Jakarta Pusat, Senin (13/4).
Satgas Nakes Patriot Husada Gelombang VI berjumlah 25 personel, yang terdiri atas dokter spesialis bedah, spesialis anestesi, spesialis penyakit dalam, spesialis radiologi, spesialis ortopedi, serta tenaga kesehatan lain seperti perawat, fisioterapis, tenaga hemodialisa, radiologi, dan farmasi.
Baca Juga: Draf “Overflight Clearance” tak Masuk MDCP, Kemhan RI Masih Kaji Akses Udara Pesawat Militer AS
Seluruh personel tersebut disiapkan untuk mendukung misi bantuan kemanusiaan sesuai dengan kebutuhan medis di daerah penugasan.
“Penugasan Satgas Nakes Patriot Husada ke-6 merupakan bagian dari rotasi yang telah berjalan secara berkelanjutan, dengan periode pergantian setiap empat bulan,” tulis siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI, Selasa (14/4).
Penugasan tersebut merupakan perintah langsung Presiden RI Prabowo Subianto saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan, sebagai wujud nyata kontribusi Indonesia dalam membantu masyarakat Palestina yang terdampak konflik di Jalur Gaza.
Dalam arahannya, Sekjen Kemhan menegaskan bahwa situasi konflik di Jalur Gaza masih berlangsung dan bersifat dinamis.
Baca Juga: Tim BPK RI Datangi Kostrad, Letjen TNI Mohammad Fadjar: Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas
“Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan meningkatkan kewaspadaan, menjaga disiplin, serta memperkuat koordinasi dan komunikasi antaranggota tim,” kata Letjen Tri Budi Utomo.
Selain itu, Tri Budi Utomo menekankan pentingnya menjaga moril, semangat, dan integritas selama menjalankan tugas. Sekjen Kemhan juga mengingatkan bahwa seluruh personel membawa nama baik bangsa Indonesia.
“Penugasan ini adalah tugas mulia. Saya ucapkan selamat bertugas, jaga semangat, jaga kekompakan, dan tetap utamakan keselamatan,” kata Tri Budi Utomo. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































