Rotasi Jabatan, KSAU Pimpin Sertijab Kadislitbangau dan Kadisinfolahtaau

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memimpin serah terima jabatan (sertijab) dua pejabat TNI Angkatan Udara (TNI AU) di Auditorium IG. Dewanto, Denmabesau, Cilangkap, Jakarta, Kamis (22/2).
Prosesi sertijab itu dilakukan dengan merujuk pada Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/168/II/2024 tanggal 7 Februari 2024 tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
Baca Juga: Marinir Sergap Markas KKB, 2 Anggota Ditangkap dan 1 Tewas
Dikutip dari keterangan TNI AU, Jumat (23/2), kedua jabatan itu adalah Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Udara (Kadislitbangau) dan Kepala Dinas Informasi dan Pengolahan Data TNI Angkatan Udara (Kadisinfolahtaau).

Adapun jabatan Kadislitbangau diserahterimakan dari Marsma TNI Wahyu Laksito kepada Marsma TNI Tjatur Pudji Handojo. Sementara itu, Marsma TNI Rudy Agus Gemilang Gultom resmi menjabat sebagai Kadisinfolahtaau untuk menggantikan Marsma TNI Didik Pujo Indarto.
Baca Juga: Kronologi TNI AL Tangkap 3 PMI Ilegal dari Malaysia di Pulau Mantras
Rangkaian sertijab diawali dengan pengambilan sumpah jabatan pejabat yang baru; penyematan tanda jabatan; serta penandatanganan pakta integritas dan berita acara serah terima jabatan yang dipimpin langsung oleh KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































