Kronologi TNI AL Tangkap 3 PMI Ilegal dari Malaysia di Pulau Mantras

Jakarta, IDM - Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Karimun berhasil menangkap tiga Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal dari Malaysia menuju Perairan Tanjung Balai Karimun di Pulau Mantras, Kabupaten Karimun, Kamis (22/2).
Dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (23/2), kronologi kejadian berawal Lanal Tanjung Balai Karimun mendapat informasi tentang adanya PMI ilegal di Pulau Mantras.
Mendengar hal tersebut Komandan Lanal Tanjung Balai Karimum Letkol Laut (P) Anro Casanova, memerintahkan tim F1QR bergerak untuk patroli ke lokasi.
Baca Juga: Delegasi AD Prancis Sambangi Yonif 502 Kostrad Jalin Kesepakatan Latma Garuda Guerrier 2024
Setelah sampai di lokasi, tim mendapatkan siluet sebuah speed boat yang dicurigai melintas dari arah Malaysia menuju Pulau Dankan. Tim langsung mengejar speed boat tersebut selama kurang lebih satu jam hingga di sekitar perairan Pulau Mantras.

Tim sempat kehilangan jejak, dikarenakan speed boat yang dikejar melintasi perairan sempit di sela-sela pulau yang tidak memungkinkan untuk dikejar.
Selanjutnya, tim melakukan penyisiran di sekitar Pulau Mantras hingga ditemukan speed boat tersebut terdampar dalam kondisi rusak di karang tepi pantai Pulau Mantras.
Baca Juga: Marinir Sergap Markas KKB, 2 Anggota Ditangkap dan 1 Tewas
Di lokasi tersebut didapatkan tiga orang PMI ilegal yang terdiri dari satu laki-laki dan dua perempuan. Sedangkan dua lainnya berhasil melarikan diri, di mana salah satu di antaranya diduga sebagai tekong dari penyelundupan PMI ilegal.
Kemudian, tim F1QR mengevakuasi tiga PMI ilegal tersebut dan dibawa menuju Mako Lanal Tanjung Balai Karimun untuk pemeriksaan. Setelah pendataan dan pemeriksaaan kesehatan, Lanal Tanjung Balai Karimun menyerahkan tiga PMI ilegal tersebut ke pihak imigrasi. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































