Rotasi di Tubuh Kodaeral III, 5 Kolonel Tempati Jabatan Strategis

Jakarta, IDM - Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral III) Laksamana Muda Uki Prasetia, memimpin langsung upacara serah terima jabatan dan pelantikan pejabat strategis. Langkah ini bertujuan memperkuat struktur organisasi dalam menghadapi tantangan tugas yang makin kompleks.
Uki menggelar prosesi khidmat tersebut di Markas Komando Kodaeral III, Jakarta, Jumat (23/1). Dalam upacara ini, Uki resmi melantik lima perwira berpangkat Kolonel untuk menempati posisi-posisi kunci.
Mereka yang resmi mengemban tugas baru antara lain Kolonel Laut (S) Mozes Stefano yang kini menjabat sebagai Kadisang Kodaeral III, setelah sebelumnya bertugas sebagai Aslog Danlantamal III. Selanjutnya, Kolonel Laut (T) Henri Siswo Sulaksono mengisi posisi Aslog Dankodaeral III.
Baca Juga: TNI AD akan Pengadaan Roket Latih Astros hingga Drone Elang
Selain itu, Uki juga melantik Kolonel Laut (E) Bima Santosa sebagai Askomlek Dankodaeral III dan Kolonel Laut (P) Marthinus Sir sebagai Kadiskomlek Kodaeral III.
Sementara itu, jabatan Koorsmin Dankodaeral III kini berada di bawah tanggung jawab Kolonel Laut (P) Harry Ismail.
Dalam amanatnya, Uki menegaskan rotasi kepemimpinan merupakan langkah konkret yang selaras dengan visi TNI AL. Ia menyebut pergantian pejabat bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan kebutuhan organisasi yang sehat dan esensial.
Baca Juga: Temui Koopsudnas, Atase Udara AS Bahas Penerbangan Pesawat Militer di Wilayah Indonesia
"Pergantian pejabat dan pelantikan ini adalah sarana strategis untuk menyiapkan calon pemimpin TNI AL yang profesional, tangguh, dan adaptif," ujar Uki, dikutip dari keterangan Dispen Kodaeral III.
Lebih lanjut, Uki menyatakan perubahan merupakan tuntutan alamiah. Hal ini penting untuk memastikan organisasi tetap responsif terhadap tantangan masa depan yang kian dinamis.
Melalui regenerasi kepemimpinan ini, Uki berharap jajarannya mampu memacu kinerja kolektif dan efektivitas komando di wilayah kerja Kodaeral III. Rangkaian acara kemudian berakhir dengan tradisi pemberian ucapan selamat dari para pejabat utama Kodaeral III kepada para perwira yang baru saja dilantik. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































