Rombongan Dubes Tanzania Kunjungi Pindad untuk Belajar Produksi Industri Pertahanan

Jakarta, IDM - Duta Besar Tanzania untuk Indonesia, Machoca Tembele dan rombongan National Defense College Tanzania yang dimpimpin oleh Brigadier General Erick Elezear Mhoro melakukan kunjungan ke PT Pindad.
Kedatangan mereka disambut Plt. Sekretaris Perusahaan PT Pindad, Dianing Rahayu di Ruang Auditorium PT Pindad, Bandung, Jumat, (9/6).
Tujuan dari kunjungan Delegasi Tanzania ke PT Pindad yaitu dalam rangka belajar terkait produksi industri pertahanan serta melihat secara langsung fasilitas produksi dan produk-produk yang dimiliki oleh perusahaan industri pertahanan di Indonesia.
Baca Juga: Prajurit Marinir Hancurkan Kedudukan Musuh dengan Roket MLRS 70 Vampire
Kegiatan kunjungan diawali oleh penyambutan dan ramah tamah oleh Sekretaris Perusahaan PT Pindad, Dianing Rahayu. Beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kesediaan dan waktunya untuk mengunjungi PT Pindad kepada Delegasi Tanzania yang terdiri dari Senior Directing Staff Air & Sponsor, Dubes Tanzania beserta jajaran Tanzania Defense College.

“PT Pindad memiliki kemampuan untuk memproduksi dan mengembangkan produk-produk pertahanan keamanan seperti Senjata, Kendaraan Tempur dan Munisi serta Produk – Produk Industrial seperti Alat berat, Infrastruktur Perhubungan, dan Alat Pertanian. PT Pindad juga merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam Holding Defend ID. Mudah mudahan dengan adanya diskusi hari ini dapat memberikan hasil yang bermanfaat bagi hubungan bilateral kedua negara,“ Jelas Dianing Rahayu.
Baca Juga: Gabungan TNI-Polri Ringkus 19 Aktivis KNPB Proklamasi Kemerdekaan di Tambrauw
Senior Directing Staff Air & Sponsor, Brigadier General Erick Elezear Mhoro sebagai kepala delegasi menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang telah diberikan oleh PT Pindad.
“Seperti yang telah kami sampaikan di sini pada awal kunjungan, kami disini melatih pejabat senior pemerintah tentang masalah strategis dan keamanan. Dan kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan sehingga dapat menambahkan ilmu dan informasi dilapangan terkait bidang pertahanan dan keamanan,” Jelas Brigadier General Erick Elezear Mhoro.
Kegiatan kunjungan dilanjutkan dengan kunjungan ke fasilitas produksi Kendaraan Khusus dan Senjata PT Pindad. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































