HANKAM

Revisi Doktrin Operasi Amfibi, TNI AL Mantapkan Taktik Laut di Era Modern

TNI AL
TNI AL melakukan simulasi atau TFG terhadap revisi doktrin operasi amfibi, Surabaya, Senin (13/10). (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM – TNI AL melakukan uji naskah revisi doktrin operasi amfibi melalui simulasi taktik atau tactical floor game (TFG) sebagai upaya memperkuat kemampuan dalam operasi gabungan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Komandan Kodiklatal Laksamana Muda Singgih Sugiarto, dan dihadiri Asisten Operasi Pangkoarmada II Kolonel Laut (P) I Gede Putu Iwan di Surabaya, Senin (13/10).

Baca Juga: Dua Personel TNI AU Rampungkan Pelatihan Loadmaster Pesawat A400M di Spanyol

Singgih menjelaskan simulasi ini menjadi sarana penting untuk menyatukan persepsi, menyempurnakan konsep operasi, dan menguji pemahaman prajurit terhadap taktik serta teknik perang amfibi.

“TFG bukan sekedar latihan di atas peta, melainkan menjadi ujian bagi pemahaman prajurit terhadap keunggulan strategis TNI AL dalam peperangan amfibi,” ujarnya, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Selasa (14/10).

TNI AL
(Dok. Dispen Koarmada II)

Selain itu, ia menyebut simulasi terhadap uji naskah revisi doktrin operasi amfibi merupakan bagian dari pembinaan kemampuan tempur yang harus dijalankan secara konsisten, realistis, dan berfokus pada hasil.

Baca Juga: Jelang HUT ke-78, Korpasgat Gelar Donor Darah di 14 Wilayah Indonesia

Uji naskah revisi doktrin operasi amfibi ini diharapkan memperkuat kesiapan unsur-unsur TNI AL dalam mendukung tugas pokok operasi gabungan TNI dengan dinamika tantangan pertahanan maritim modern pada masa depan.

“Semoga kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk meningkatkan profesionalisme prajurit yang tangguh dan berkarakter, mewujudkan TNI AL yang profesional, modern, berdaya gentar kawasan, dan berproyeksi global,” pungkasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.