HANKAM

Respons Cepat TNI AD Buka Akses Bangun Jembatan di Bekasi Pascabanjir

Kemang Pratama
Respons cepat dilakukan TNI Angkatan Darat dengan membangun jembatan baru membuka akses jalan di wilayah Kemang Pratama, Bekasi. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – Respons cepat dilakukan TNI Angkatan Darat dengan membangun jembatan baru membuka akses jalan di wilayah Kemang Pratama, Bekasi. 

Dilansir dari keterangan Dispenad, Sabtu, (8/3), Danrem 051/Wijayakarta Brigjen TNI Nugroho Imam Santoso turun langsung ke lokasi jembatan ambles di Perumahan Kemang Pratama, Bekasi,  akibat banjir kiriman yang menggempur kawasan tersebut sejak Selasa kemarin. 

Baca Juga: Cerita Serda (K) Gressela, Bersyukur Jadi Babinsa Perempuan di Papua

Ia menyebut kerusakan yang terjadi yaitu jembatan dengan panjang 9 meter, lebar 6 meter, dan kedalaman 4,3 meter ambruk setelah dihantam derasnya arus air dari hulu. Akibatnya, ribuan warga terdampak dan aktivitas sehari-hari lumpuh. 

Kemang Pratama
(Foto: Dok. Dispenad)

Menyadari urgensi ini, Brigjen TNI Nugroho bergerak cepat dan memastikan TNI akan berkoordinasi penuh dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk mempercepat proses pemulihan infrastruktur yang rusak.

Baca Juga: Tambah Kekuatan Personel TNI AU, Dankodiklatau Lantik 636 Prajurit Muda

"TNI adalah anak kandung rakyat, kami mengerahkan satuan Zeni Kodam Jaya  serta satuan teritorial untuk membantu membuka akses yang terputus agar masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Saat ini, sedang dibangun jembatan sementara oleh personel TNI AD dari jajaran Kodam Jaya, sehingga sementara  hanya kendaraan kecil yang dapat melintas, sedangkan truk dilarang melewati area ini," kata Nugroho.

Masyarakat setempat menyambut baik langkah cepat TNI dalam menangani bencana ini. Mereka berharap sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat terus diperkuat demi menghadapi tantangan serupa di masa mendatang. (rr) 

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.