Respons Ancaman Laut Diuji, Koarmada I Latihan Peperangan Anti-Udara hingga Anti-Kapal Selam

Jakarta, IDM – Koarmada I menggeber latihan peperangan untuk menguji kesiapan prajurit dalam merespons berbagai ancaman di laut. Latihan digelar di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (26/11), sebagai bagian dari program pembinaan tempur yang berlangsung berkala.
Komandan Satuan Kapal Eskorta (Dansatkor) Koarmada I Kolonel Laut (P) Dodi Hermanto, menjelaskan latihan menitikberatkan pada kemampuan menghadapi tiga jenis ancaman utama di medan operasi, mulai dari serangan udara (AAW); kapal permukaan (ASuW); hingga kapal selam (ASW).
Baca Juga: Pembekalan ke Pasis, Menhan Paparkan Konsep Perisai Trisula Nusantara dan Tekankan Postur Modern TNI
Skenario latihan disusun realistis dengan memanfaatkan penuh sarana peperangan yang dimiliki Komando Latihan (Kolat) Koarmada I.

“Melalui pendekatan ini, para perwira korps pelaut ditempa untuk mempertajam naluri tempur dan kesiapan menghadapi setiap potensi konflik di laut,” jelasnya, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada I, Kamis (27/11).
Menurutnya, latihan berkelanjutan menjadi kunci menjaga kesiapan unsur kapal perang.
“Latihan berkelanjutan merupakan bagian dari pembinaan dan peningkatan kualitas profesional prajurit sebagai ujung tombak TNI AL dalam menjaga kedaulatan NKRI di laut” pungkasnya. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































