Resmikan Monumen Pesawat A-4 Skyhawk, KSAU: 24 Tahun Menjaga Kedaulatan Udara Indonesia

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo meresmikan monumen pesawat A-4 Skyhawk 'Swa Bhuwana Paksa' di Taman Seno, Tebet, Jakarta, Selasa (24/10).
Mengawali sambutannya, Fadjar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada semua stakeholder yang telah berkontribusi atas terlaksananya pembangunan serta peresmian monumen pesawat ini dengan baik dan lancar.
KSAU kemudian mengungkap bahwa pesawat ini telah dioperasionalkan oleh TNI AU selama 24 tahun untuk menjaga kedaulatan udara NKRI.
Baca Juga: 6 Bulan Bertugas Prajurit TNI AD Kembalikan 200 Warga Distrik Suru-Suru ke Kampung Halamannya
"A-4 Skyhawk telah mengukir tinta emas selama 24 tahun pengabdiannya dalam melindungi kedaulatan negara di udara," ungkap KSAU dikutip dari channel YouTube TNI AU, Airmen TV Dispenau.

"Lebih dari itu pesawat A-4 Skyhawk dan para prajurit yang mengawakinya juga telah menjadi kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia," sambungnya.
Menilik sejarah, Marsekal TNI Fadjar menjelaskan bahwa pesawat A-4 Skyhawk juga telah berperan penting dalam sejumlah operasi dan latihan TNI AU, di antaranya Operasi Seroja; Operasi Jalak Sakti; dan Latihan Sikatan Daya.
Baca Juga: Kopasgat Evakuasi 15 Pekerja Puskesmas dari Teror KKB di Nduga
"Oleh karena itu untuk terus mengenang berbagai peran yang telah ditunjukkan oleh pesawat A-4 Skyhawk TNI AU, maka pada hari yang berbahagia ini, Pemda DKI Jakarta dan TNI AU bersama-sama membangun pesawat A-4 Skyhawk 'Swa Bhuwana Paksa' di Taman Seno, Tebet, Jakarta Selatan," pungkas KSAU.
Ia melanjutkan, monumen ini diharapkan dapat mengenal lebih dekat sejarah pengabdian pesawat A-4 Skyhawk sebagai salah satu kekuatan inti TNI AU di Lanud Iswahjudi; Lanud Sultan Hasanuddin; dan Lanud Roesmin Nurjadin
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh para senior dan sesepuh penerbang serta awak pesawat A-4 Skyhawk di masanya. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































