Resmikan Mess Berlan, KSAD: Investasi untuk Kesejahteraan Prajurit

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meresmikan penggunaan mess perwira di kawasan Berlan, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (6/10).
Mess ini nantinya diperuntukkan bagi perwira yang berdinas di lingkungan Mabesad beserta keluarganya. Untuk itu, mess tersebut dilengkapi berbagai fasilitas yang dapat menunjang kenyamanan yang lebih baik.
Baca Juga: Usulan Dankormar Dijabat Bintang Tiga, KSAL: Mudahan-mudahan Dipercepat
Mess Berlan merupakan bangunan lima lantai dengan 65 kamar yang masing-masing kamar luasnya 24 M². Mess ini dilengkapi dengan fasilitas ruang lobby, kantin, lounge, ruang pertemuan, ruang staf, dapur, serta fasilitas penunjang lainnya.
Dudung mengatakan jika mess tersebut bukanlah bangunan fisik semata, melainkan menjadi tempat untuk memperkokoh tali persaudaraan di antara para perwira TNI AD.
Baca Juga: Tak Kalah dengan Jakarta, Upacara HUT TNI ke-78 di Aceh Juga Meriah
“Ini adalah investasi untuk kesejahteraan mereka, dan merupakan wujud dukungan Angkatan Darat terhadap personel yang bertugas di Mabesad. Mess TNI AD yang baru ini didesain dengan memperhatikan kebutuhan dan kenyamanan prajurit serta keluarganya. Juga sebagai tempat membangun semangat kebersamaan dan kekeluargaan di antara perwira,“ ujarnya.
Selain meresmikan Mess Berlan, KSAD juga meresmikan penggunaan Gedung Sandi dan Siber Forensik TNI AD yang berlokasi di Mabesad. Melalui peresmian ini menjadi penanda upaya transformasi TNI AD ke era modern. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































