HANKAM

Resmi Ditutup, Kejurnas Terjun Payung Kasau Cup 2023 Raih Rekor MURI

penerjun
Aksi penerjun dalam Kejurnas Terjun Payung Kasau Cup 2023. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) KSAU Marsda TNI Andi Wijaya secara resmi menutup Kejuaraan Nasional Terjun Payung Kasau Cup 2023 bertempat di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Minggu (1/10).

Pelaksanaan Kejurnas tahun ini menjadi spesial lantaran berhasil menorehkan rekor dan mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Senior Manajer MURI, Triyono mengungkap salah satu rekor yang diraih adalah kompetisi terjun payung dengan jumlah peserta terbanyak, hingga mencapai 1.419 penerjun.

"Rekor yang telah ditorehkan oleh TNI Angkatan Udara dan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) tersebut merupakan rekor pertama di Indonesia," ungkap Triyono.

Baca Juga: KSAD Berikan Orasi Ilmiah di Universitas Pasundan

Dalam pelaksanaannya, ribuan penerjun tersebut diangkut dengan pesawat NC-212 asal Skadron Udara 4 dan pesawat C-130 yang dioperasionalkan oleh Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh Malang.

penerjun
Pesawat C-130 Hercules yang digunakan untuk membawa penerjun dalam Kejurnas Terjun Payung Kasau Cup 2023. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Dikutip dari keterangan TNI AU dalam instagram @militer.udara, Selasa (3/10) dijelaskan, masing-masing pesawat terbang sebanyak 56 sorties dan 10 sorties untuk membawa para penerjun.

Sementara itu, dua rekor lainnya dalam Kerjunas ini terdapat di cabang Formation Skydive (FS) dan Canopy Formation (CF).

Baca Juga: 4.000 Ribu Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan KTT AIS di Bali

Pada kategori CF, pemecahan rekor diraih oleh tim FASI Jabar Klub Aves Bandung untuk "Formasi Terbanyak Nomor Kerja Sama Antarparasut dalam Satu Babak", yaitu sebanyak 7 formasi.

Sementara itu, dalam kategori FS, rekor yang tercipta adalah rekor "Formasi Terbanyak Nomor Kerja Sama di Udara dalam Satu Babak", yaitu sebanyak 18 formasi oleh tim FASI Jabar Brigif PR 18 Kostrad. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.