Rencana Penembakan Senjata Khusus pada Latihan Operasi Laut Gabungan 2025

Jakarta, IDM – TNI AL berencana menggelar penembakan senjata khusus pada latihan operasi laut gabungan (latopslagab) 2025.
Hal tersebut diungkapkan dalam paparan rencana garis besar oleh Komandan Satuan Kapal Cepat (Dansatkat) Koarmada II Kolonel Laut (P) I Gede Putu Iwan, yang dipimpin Pangkoarmada II Laksamana Muda I Gung Putu Alit Jaya, Rabu (30/4).
Adapun latihan operasi laut gabungan merupakan salah satu latihan strategis yang diselenggarakan oleh TNI AL untuk menguji kesiapsiagaan tempur, efektivitas taktik serta ketepatan penggunaan sistem persenjataan laut.
Baca Juga: Waspada Ancaman Keamanan Laut Timur, Kopaska Latihan Terjun Bebas di Papua
"Dalam latihan ini, penembakan senjata khusus menjadi bagian penting untuk mengevaluasi kemampuan teknis dan taktis unsur-unsur kapal perang serta personel pengawaknya," ujar Alit Jaya, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Kamis (1/5).
Ia menekankan pentingnya pelaksanaan latihan secara profesional, disiplin, dan mengedepankan aspek keamanan serta keselamatan baik bagi personel maupun material.
"Latihan ini juga harus menjadi momentum peningkatan kapabilitas tempur satuan TNI AL di jajaran Koarmada II," tegasnya.
Baca Juga: Perkuat Interoperabilitas, KRI SIM-367 Gelar Latihan Bersama Seluruh Unsur MTF di Laut Mediterania
Menurutnya, penembakan senjata khusus bukan hanya uji teknis, tetapi juga sarana membentuk kesiapan tempur yang sesungguhnya.
"Setiap unsur harus mempersiapkan diri secara optimal agar latihan berjalan sukses dan aman," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































