Rencana Latma Orruda 2026 Digelar di Perairan Rusia

Jakarta, IDM – Angkatan Laut Rusia dan TNI AL akan menggelar latihan bersama (latma) Orruda yang kedua, di perairan Rusia pada 2026 mendatang.
"Menurut kesepakatan awal kami dengan TNI AL, latihan ini tidak akan diadakan di Indonesia, tetapi di laut lepas wilayah Federasi Rusia," ungkap Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov saat ditemui di Jakarta, Selasa (3/6).
Angkatan Laut Rusia dan TNI AL menyepakati latihan perdana kedua negara yang digelar pada November 2024 lalu, akan menjadi agenda rutin setiap dua tahun.
Baca Juga: Koopsud III Tingkatkan Kesiapsiagaan Penerbang TNI AU dalam Latihan Egress Procedure 2025
"Ini adalah latihan yang sangat penting, latihan yang sangat besar, dan ada beberapa tahap persiapan untuk itu. Jadi, tahun depan kami akan melanjutkannya (kemungkinan) juga pada akhir 2026," kata Sergei.
Sebelumnya, Armada Pasifik Angkatan Laut Rusia mengirimkan tiga kapal perang jenis korvet, yakni RFS Gromkiy-335, RFS Aldar Tsydenzhapov-339, dan RFS Rezkiy-343 beserta satu kapal selam tempur B-588 Ufa ke Indonesia untuk latihan perdana Orruda 2024 bersama TNI AL di Perairan Jawa.
Sedangkan TNI AL mengerahkan dua kapal perang jajaran Koarmada II yang terdiri dari KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dan KRI Frans Kaisiepo-368.
Baca Juga: Rotasi Jabatan, Komandan Lanud Adisutjipto Pimpin Sertijab Danskadik 105
Pada tahap laut materi latihan Orruda tersebut, KRI Frans Kaisiepo-368 dan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 melakukan manuver taktis dan komunikasi isyarat bendera (flaghoist), slip off dan komunikasi sandi morse dengan cahaya (flashex).
Kemudian, tiga korvet Rusia bersama kedua kapal perang TNI AL juga berlatih pengendalian komunikasi jaringan radio (communication check), embarkasi (boardex), penembakan senjata ringan, pertukaran personel antarkapal perang, evakuasi korban dari geladak kapal ke helikopter (vertical replenishment), dan formasi kapal perang. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































