Koopsud III Tingkatkan Kesiapsiagaan Penerbang TNI AU dalam Latihan Egress Procedure 2025

Jakarta, IDM – Komando Operasi Udara (Koopsud) III menggelar Latihan Egress Procedure tahun anggaran 2025 sebagai bagian untuk menjaga kesiapsiagaan tempur dan keselamatan penerbang sekaligus awak pesawat di jajarannya.
Latihan yang digelar di wilayah perairan Raja Ampat, Papua Barat pada beberapa waktu lalu tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis serta kesiapan mental para penerbang dalam menghadapi kondisi darurat, seperti pendaratan darurat di perairan (ditching).
Baca Juga: Pendidikan di AAL Diperpendek Jadi Tiga Tahun, Ditambah Magang Satu Tahun
Selain meningkatkan keterampilan teknis, latihan ini juga dapat memperkuat budaya Lambangja (keselamatan terbang dan kerja) di seluruh satuan jajaran Koopsud III.

“Dengan terselenggaranya Latihan Egress Procedure TA 2025, diharapkan para penerbang dan awak pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) semakin siap menghadapi dinamika operasi, baik di medan tempur maupun dalam misi kemanusiaan," tulis keterangan Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dikutip Selasa (3/6).
Baca Juga: Ribuan Taruna dari Akademi TNI Dikirim ke Banten
Latihan digelar dengan skenario situasi darurat di laut yang menuntut ketangkasan, ketahanan fisik, dan pengambilan keputusan cepat dari setiap penerbang. Selain itu, para peserta mendapatkan simulasi serta praktik langsung penyelamatan diri dari pesawat yang mengalami insiden di laut. Mereka juga mempelajari metode bertahan hidup dalam lingkungan perairan.
“Latihan ini menjadi bukti nyata bahwa profesionalisme dan kesiapsiagaan personel TNI AU terus diasah demi menjawab tantangan pertahanan di wilayah timur Indonesia,” jelas Dispenau. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































